Trump: Yang Paling Gembira Saya Kalah, Cina dan Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i87982-trump_yang_paling_gembira_saya_kalah_cina_dan_iran
Presiden Amerika Serikat mengaku akan mendatangi Mahkamah Agung untuk mengadukan hasil pemilu presiden negara itu. Ia mengatakan, jika memang kalah, saya akan mengakuinya, tapi tidak mungkin saya lakukan itu, karena telah terjadi kecurangan.
(last modified 2026-03-05T04:17:08+00:00 )
Des 06, 2020 13:08 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Presiden Amerika Serikat mengaku akan mendatangi Mahkamah Agung untuk mengadukan hasil pemilu presiden negara itu. Ia mengatakan, jika memang kalah, saya akan mengakuinya, tapi tidak mungkin saya lakukan itu, karena telah terjadi kecurangan.

Fars News (6/12/2020) melaporkan, Donald Trump, Minggu (6/12) kembali mengklaim terjadi kecurangan dalam pilpres Amerika, 3 November 2020 lalu.
 
Dalam pidatonya di Georgia, Trump menuturkan, pilpres Amerika curang, sebenarnya kami yang menang, untuk itu saya akan segera mendatangi Mahkamah Agung.
 
Trump juga menuduh terjadi kecurangan dalam pemilu Senat di Georgia. Menurutnya, perebutan dua kursi Senat di negara bagian Georgia, tidak seharusnya dicurangi.
 
Ia menegaskan, jika saya kalah, saya akan menjadi pecundang yang baik hati, jika saya memang kalah, akan saya katakan saya kalah, dan saya akan pergi ke Florida, istirahat.
 
Trump menambahkan, jika saya memang kalah, akan saya akui, tapi karena mereka (Demokrat) bermain curang, maka Anda tentu tidak akan bisa menerima kekalahan.
 
Terkait hasil pemilu Amerika, dan kekalahannya, Trump menjelaskan, pihak yang paling gembira adalah para pemimpin Cina, kemudian Iran.
 
"Joe Biden akan mulai memberikan uang kepada Iran. Tapi jika saya menang, dalam satu jam saya akan mengumpulkan para pemimpin Iran di kantor saya untuk menandatangani kesepakatan. Sekarang masih ada kesempatan untuk melakukan itu," pungkasnya. (HS)