Rusia: Dakwaan Barat soal Intervensi Moskow di Negara lain Tak Berdasar
-
Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia menyebut tak berdasar dakwaan Barat soal intervensi Moskow negara lain dan mengatakan, Barat memanfaatkan tudingan tak berdasar ini untuk menekan Moskow.
Sergei Lavrov Kamis (10/12/2020) dalam wawancaranya dengan televisi Russia today mengatakan, baru-baru ini Barat menuding Rusia mengintervensi urusan internal Belarus dan juga Nagorno-Karabakh serta mengklaim bahwa Rusia mencapai kesepakatan dengan Turki untuk membagi kawasan ini sehingga Barat tidak mampu memperkuat posisinya di kawasan.
"Logika seperti ini banyak dimiliki oleh pengamat politik di Eropa dan Amerika Serikat khususnya Inggris," papar Lavrov.
Lebih lanjut Lavrov mengatakan, Moskow siap menghadapai setiap kondisi. Selama beberapa hari terakhir adalaporan bahwa DPR Amerika menjatuhkan sanksi kepada pemerintah Federal Rusia dan Belarus, karena ada pemerintah seperi ini dan sebagian pihak tidak puas karena gagal mengobarkan revolusi berwarna di Belarus.
"Dengan demikian Barat akan menemukan banyak alasan untuk menuding Rusia," tambah Lavrov.
Di bulan November, DPR Amerika meratifikasi undang-undang yang memberi wewenang kepada presiden untuk mencekal kunjungan anggota komisi pemilu Belarus.
Hubungan Rusia dan Amerika selama era Presiden Donald Trump dipenuhi ketegangan dan meski ada klaim presiden Amerika untuk memperluas kerja sama Moskow-Washington, namun di periode ini, paket sanksi AS terhadap Rusia lebih dari 90 paket.
Washington juga dilaporkan mempersiapkan penerapan sanksi baru terhadap Moskow. (MF)