Sullivan: Kesepakatan tentang JCPOA Tidak akan Segera Dicapai
-
Perundingaan antara perwakilan Iran dan perwakilan Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, Cina, dan Uni Eropa di Wina.
Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan mengatakan kesepakatan tentang Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) kecil kemungkinan akan dicapai dalam beberapa minggu mendatang.
Iran dan kelompok 4+1 telah memulai perundingan di Wina untuk menghidupkan kembali JCPOA sejak beberapa minggu lalu. Secara bersamaan, kelompok 4+1 juga mengadakan pembicaraan dengan perwakilan pemerintah AS.
"Kami telah melihat kesediaan semua pihak, termasuk Iran untuk berbicara secara serius, tetapi masih belum pasti apakah ini akan berujung pada kesepakatan di Wina dalam minggu-minggu mendatang," kata Sullivan pada Jumat (30/4/2021) seperti dikutip laman Klub Jurnalis Muda Iran (YJC).
Pihak-pihak yang terlibat dalam perundingan Wina optimis dengan kemajuan yang dicapai, tetapi mereka menekankan bahwa masih butuh waktu lama untuk mencapai kesepakatan yang diinginkan.
Pada Mei 2018, Presiden AS waktu itu, Donald Trump mengumumkan penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir dengan Iran dan kemudian mengembalikan sanksi nuklir serta menerapkan sanksi tambahan terhadap Tehran.
Presiden AS saat ini, Joe Biden menyatakan minatnya untuk bergabung kembali dengan JCPOA, tetapi ia belum mengambil tindakan praktis ke arah sana. (RM)