Lawan AS dan Uni Eropa, Rusia Siap Keluar dari SWIFT
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan bahwa Rusia sedang bersiap untuk keluar dari jaringan keuangan SWIFT.
Jubir kemenlu Iran, Maria Zakharova hari Senin (3/5/2021) menjelaskan, "Rusia berusaha untuk meminimalkan potensi risiko jika meninggalkan SWIFT,".
Parlemen Eropa baru-baru ini mengeluarkan resolusi yang menyerukan pengusiran Rusia dari jaringan keuangan SWIFT.
Masalah kemungkinan keluarnya Rusia dari SWIFT diperburuk dengan meningkatnya tensi ketegangan hubungan antara Moskow dan Uni Eropa, terutama dipicu tanggapan Moskow terhadap sanksi baru Brussel kepada delapan pejabat Eropa.
SWIFT merupakan jaringan finansial internasional yang memfasilitasi transaksi keuangan global dan berkantor pusat di Belgia, tetapi dewan direksinya terdiri dari para eksekutif bank-bank Amerika Serikat.
Washington juga mengancam akan memutus akses Rusia terhadap sistem SWIFT.
Rusia, bersama dengan Cina dan India termasuk anggota BRICS yang memutuskan untuk membuat sistem alternatif selain SWIFT bernama SPFS.
Sistem jaringan keuangan yang dirintis Rusia ini akan terhubung dengan sistem jaringan pesan CIPS yang dibuat Cina, tapi India masih belum memiliki sistem seperti itu.
Media Rusia melaporkan bahwa pembentukan jaringan seperti itu antara tiga negara ini akan menghubungkan tiga miliar orang.(PH)