Rusia Kecam Serangan Israel di Suriah
-
Vasily Nebenzya.
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya mengecam serangan rezim Zionis Israel di Suriah.
Hal itu disampaikan Nebenzya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Suriah, seperti dikutip Klub Jurnalis Muda (YJC) Iran, Sabtu (26/6/2021).
“Tindakan Israel akan mempersulit upaya untuk menstabilkan situasi di Suriah dan kawasan,” tegasnya.
Nebenzya menjelaskan stabilitas militer dan politik secara umum telah tercipta, tapi situasi di Suriah tetap rapuh, karena 60% masyarakat menghadapi risiko kelaparan.
“Sanksi ekonomi ilegal yang diberlakukan oleh negara-negara Barat, bertentangan dengan seruan sekjen PBB untuk menghapus sanksi di tengah penyebaran virus Corona,” ungkapnya.
Di bagian lain, diplomat Rusia ini menandaskan, tidak ada solusi militer untuk konflik Suriah dan (konflik) ini hanya dapat diselesaikan dengan memajukan proses politik yang stabil, yang sejalan dengan resolusi 2254 Dewan Keamanan dan pemberian bantuan dari PBB.
“Menghormati kedaulatan, independensi, persatuan, dan integritas wilayah Suriah tetap menjadi hal yang urgen,” imbuhnya.
Perang di Suriah dimulai dari kota Daraa pada Maret 2011. Konflik ini dikobarkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
Selama 10 tahun terakhir, rakyat Suriah menghadapi situasi yang sangat sulit karena sanksi Barat dan serangan para teroris, tetapi mereka tetap menolak tunduk. (RM)