-
Imigran dan Komitmen HAM Eropa (4)
Feb 19, 2017 08:19Anak-anak adalah komunitas masyarakat yang paling rentan terhadap berbagai perilaku kejam, kekerasan, dan tekanan yang datang dari sisi orang dewasa. Mereka menjadi korban serangan langsung orang-orang dewasa dan harus menerima kegetiran hidup. Hampir setengah dari anak-anak pengungsi tanpa pendamping dilaporkan hilang tanpa jejak setelah mereka tiba di wilayah Uni Eropa.
-
Imigran dan Komitmen HAM Eropa (3)
Feb 18, 2017 07:54Standar ganda Barat dalam berurusan dengan isu hak asasi manusia sekarang diterapkan di wilayah Eropa sendiri setelah mereka kedatangan para pengungsi dari Timur Tengah dan Afrika. Masalah ini telah menciptakan sebuah tantangan besar bagi pemerintah-pemerintah Eropa. Korban utama gelombang pengungsi ke Eropa adalah anak-anak. Anak-anak dan remaja sangat menderita ketika harus menempuh jalan terjal dan berliku untuk mencapai daratan Eropa.
-
Imigran dan Komitmen HAM Eropa (2)
Feb 16, 2017 14:57Uni Eropa menghadapi tantangan politik, keamanan, dan sosial yang besar setelah munculnya gelombang pengungsi ke Eropa pada tahun 2015. Krisis ini bukan karena bahaya yang akan diciptakan oleh jutaan manusia yang berstatus pengungsi dan pencari suaka. Namun lebih karena pandangan tidak manusiawi dan tidak adanya koordinasi di antara pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa.
-
Isu HAM dan Kemunafikan AS 14
Feb 16, 2017 14:52Majelis Umum PBB pada 2 Desember 1949 meratifikasi Konvensi untuk Pemberantasan Perdagangan Manusia dan Eksploitasi dan Pelacuran. Oleh karena itu, setiap tanggal 2 Desember diperingati sebagai Hari Penghapusan Perbudakan Internasional. Tujuan penetapan ini adalah untuk menghapus berbagai bentuk perbudakan modern termasuk, perdagangan manusia, eksploitasi seksual, kerja paksa anak-anak, kawin paksa, dan pelibatan anak-anak dalam konflik bersenjata.
-
Imigran dan Komitmen HAM Eropa (1)
Feb 15, 2017 12:54Arus pengungsi dari Asia dan Afrika ke negara-negara Uni Eropa telah menjadi salah satu tantangan politik, keamanan, dan sosial terbesar bagi Eropa pasca Perang Dunia II. Tantangan ini menjadi salah satu alasan suburnya sentimen anti-imigran dan kecenderungan warga Eropa ke arah nasionalisme serta dukungan kepada kubu sayap kanan dan partai-partai anti-asing, di mana mengguncang pilar-pilar proyek integrasi Eropa.
-
Sinema Iran Torehkan Prestasi
Feb 12, 2017 08:32Setiap tahun digelar festival Film Fajr yang berlangsung pada hari-hari peringatan kemenangan Revolusi Islam Iran, yaitu pada bulan Bahman (Februari) di Tehran, ibukota Iran. Festival film bergengsi ini digelar sejak tahun 1361 HS (1983) hingga sekarang dan telah memasuki periode ke-35. Pada Festival Internasional Film Fajr ke-35, bioskop-bioskop Tehran dan provinsi lainnya menjadi tuan rumah film-film baru Iran, dan berbagai film yang dibuat oleh para produser dari berbagai negara asing.
-
Wawancara: Kemenangan Revolusi Islam Iran di Mata Sosiolog Indonesia
Feb 11, 2017 12:51Dr. Muhammad Supraja, Dosen Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dalam wawancara dengan Parstoday Indonesia mencermati kemenangan Revolusi Islam Iran ke-38 dan menyebut banyak prestasi yang telah diraih oleh Iran. Berikut ini isi wawancara. Selamat mendengarkan.
-
Ambisi Saudi Membentuk Blok Baru Arab
Feb 11, 2017 08:00Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) dibentuk pada tahun 1981 dengan enam negara anggota yaitu; Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain dan Oman. Ada banyak kesamaan di antara negara-negara anggota P-GCC. Dari segi demografi, hanya Bahrain yang memiliki populasi dengan mayoritas Syiah, namun lima negara lain anggota Dewan membentuk populasi dengan mayoritas Sunni.
-
Revolusi Islam; Revolusi yang Tak Tertandingi 10
Feb 10, 2017 05:14Jarang sebuah peristiwa mendapat sorotan dan memiliki pengaruh besar baik di tingkat regional maupun dunia seperti yang dialami oleh Revolusi Islam Iran. Pengaruh sebuah revolusi diukur melalui keberhasilannya merealisasikan tujuan dan cita-citanya di dalam negeri serta perubahan yang ditimbulkannya dan interaksi regional dan internasional.
-
Revolusi Islam; Revolusi yang Tak Tertandingi 9
Feb 09, 2017 09:11Demokrasi religius yang muncul dari Revolusi Islam adalah sebuah alternatif bagi teladan yang marak di Barat yakni Demokrasi Liberal dan Demokrasi Sosialis dari satu sisi dan teladan despotisme serta monarki yang menguasai Timur sejak dulu termasuk di Iran dari sisi lain. Teladan ini secara bertahap berubah menjadi teladan yang tepat bagi mayoritas masyarakat khususnya negara-negara Islam.