Apr 21, 2022 09:40 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 21 April 2022

Hari ini Kamis, 21 April 2022 bertepatan dengan 19 Ramadhan 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 1 Ordibehest 1401 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Peringatan Penyair Saadi di Iran

 

Tanggal 1 Ordibehesht diperingati di Iran sebagai Hari Penyair Saadi.

 

Sheikh Mosleh ad-Din Sa'di Shirazi lahir di kota Shiraz pada tahun 606 Hq dari keluarga agamis. Di masa mudanya ia pergi ke Nizhamiyah, Baghdad untuk menuntut ilmu agama dan sastra, kemudia melanjutkan perjalanannya ke Irak, Syam dan Hijaz.

 

Sa'di kembali ke Shiraz pada pertengahan abad ke-7 dan melahirkan karya Bustan pada 655 HQ dan Gulistan yang berisikan nasihat dan hikmah dalam bentuk prosa yang digabung dengan potongan-potongan syair pada tahun 656 HQ.

 

Sa'di menghabiskan sebagian besar umurnya di kota kelahirannya Shiraz dan pada tahun 691 HQ beliau meninggal dunia di usia 85 tahun, lalu dikebumikan di tempat peribadatannya.

 

Dalam ucapan Sa'di setiap orang dapat memahami ungkapan cinta dalam bentuknya yang paling lembut dan indah. Semuanya diungkapkan dengan bahasa paling fasih, sederhana dan sempurna. Boleh dikata Sa'di adalah penyair berbahasa Persia yang paling berhasil dalam menyampaikan hikmah, nasihat, kebijakan dan permisalan.

 

Pukulan Pedang Terhadap Imam Ali as

 

1483 tahun yang lalu, tanggal 19 Ramadan 40 Hijriah, Ali bin Abi Thalib as, menantu, sepupu, dan orang terdekat Rasululalh Saw, ketika sedang melaksanakan shalat di Masjid Kufah, dipukul dengan pedang oleh seseorang bernama Abdurahman bin Muljam al-Muradi.

 

Kepala Imam Ali terluka parah akibat pukulan ini dan tiga hari kemudian, beliau gugur syahid. Setelah Rasululah Saw, Ali as adalah orang yang paling besar keberanian, iman, dan zuhudnya, serta paling tinggi ilmu dan keadilannya, dan paling mulia akhlaknya dalam sejarah Islam. Ali dibesarkan dan dididik dengan nilai-nilai Ilahiah oleh Rasulullah Saw.

 

Imam Ali as memeluk Islam sejak masa kanak-kanaknya dan merupakan lelaki pertama yang memeluk agama Ilahi ini. Dia selalu mendampingi Rasulullah di dalam menjalankan dakwah Islam dan selalu hadir membela Rasulullah dalam berbagai peperangan melawan kaum musyrikin. Selain itu, Imam Ali as dikenal berhati lembut dan amat menyayangi anak-anak yatim.

 

Imam Ali adalah seorang pemimpin yang sangat adil, sampai-sampai beliau pernah bersabda, "Demi Allah, biarpun aku harus dibaringkan dengan tanpa pakaian di atas duri-duri padang pasir atau diseret dengan rantai di atas tanah, semua itu lebih baik bagiku daripada aku harus menghadap Allah dan rasul-Nya dalam keadaan aku pernah menzalimi hamba-hamba-Nya."

 

Pasukan Soviet Serbu Sarang Nazi

 

77 tahun yang lalu, tanggal 21 April 1945, kekuatan Nazi berada di titik nadir saat pasukan Uni Soviet (kini Rusia) mulai memasuki Kota Berlin, Jerman.

 

Penyerangan itu menandakan Perang Dunia Kedua di Eropa mendekati akhir.

 

Pasukan Merah Soviet menyerang ibukota Jerman itu dari tiga penjuru, utara, timur, dan tenggara. Sedangkan pasukan Sekutu pimpinan Amerika Serikat (AS) dan Inggris mendekati Berlin bagian barat.

 

Melihat keadaan sudah terdesak, Menteri Propaganda Nazi, Josef Goebbels, memerintah bahwa Berlin harus dipertahankan habis-habisan. Maka, dia menyatakan bahwa bila ada warga Jerman yang pengecut, baik yang mengibarkan bendera putih maupun melakukan sabotase kepada Nazi, akan dianggap melanggar hukum. 

 

Namun, peringatan Nazi itu sia-sia. Setelah digempur dengan tembakan artileri dari pasukan Soviet, Berlin akhirnya menyerah. Pasukan Soviet pun melenggang ke basis kekuatan Nazi itu tanpa perlawanan berarti. Namun, pertempuran di Berlin itu menewaskan puluhan ribu jiwa, baik tentara maupun warga sipil.