Jun 15, 2017 09:45 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 15 Juni 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 20 Ramadhan 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 25 Khordad 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Peristiwa Fathu Makkah oleh Pasukan Muslimin

1430 tahun yang lalu, tanggal 20 Ramadan tahun kedelapan Hijriah, pasukan Muslimin yang berjumlah 10 ribu orang dan dipimpin langsung oleh Rasulullah Saw berhasil menaklukkan kota Mekah.

Aksi penalukkan yang kemudian dikenal dengan nama Fathu Makkah itu dilakukan kaum Muslimin menyusul pelanggaran kaum Musyrikin Quraisy atas perjanjian Hudaibiah yang disepakati oleh kedua belah pihak dua tahun sebelumnya.

Setelah terjadinya penaklukkan atas kota Mekah, Rasulullah memberikan jaminan keamanan kepada warga setempat meskipun sebelumnya mereka adalah penentang keras ajaran Islam dan bahkan merekalah yang dulunya menyiksa kaum Muslimin sebelum hijrah ke Madinah.

Pada hari yang sama, seluruh patung yang berada di sekitar Kabah dihancurkan. Kemenangan gemilang kaum Muslimin yang diperoleh tanpa pertumpahan darah itu tercatat abadi dalam al-Quran surat an-Nashr.

Ibnu Sa'iy Lahir

764 tahun yang lalu, tanggal 20 Ramadan 674 HQ, Ibnu Sa'iy, seorang sastrawan dan sejarawan muslim, terlahir ke dunia di kota Bagdad.

Selama bertahun-tahun, Ibnu Sa'iy menjadi pustakawan di Madrasah Nizhamiyah, sebuah pusat pendidikan terkemuka di Bagdad pada masa itu. Setelah jatuhnya Bagdad ke tangan pasukan Mongol, oleh Nashirudin Thusi, ulama terkenal masa itu, Ibnu Sa'iy ditunjuk sebagai pengawas perpustakaan-perpustakaan di Bagdad.

Ibnu Sa'iy banyak menulis buku-buku sejarah yang kemudian menjadi bahan rujukan para penulis zaman berikutnya, terutama buku-bukunya seputar sejarah penguasa Dinasti Abbasiah. Di antara buku karya Ibnu Sa'iy berjudul "Akhbarul Khulafa".

Penumpasan Gerakan Perlawanan di Skotlandia

309 tahun yang lalu, tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan aksi penumpasan terhadap gerakan kemerdekaan Skotlandia.

Sejak lama, Inggris berusaha untuk mencaplok wilayah Skotlandia dan memasukkannya ke dalam wilayah Britania. Ambisi ini tercapai setelah Raja James I yang berdarah Skotlandia naik tahta tahun 1603.

Sejak saat itulah, Skotlandia secara resmi menjadi bagian dari kerajaan Inggris.

Gerakan perlawanan bersenjata luas di Skotlandia menunjukkan bahwa rakyat Skotlandia menolak pendudukan Inggris atas negeri mereka.

Tahun 1707, London melakukan penggabungan dua parlemen Inggris dan Skotlandia. Kebijakan ini tak urung memicu protes dan kemarahan rakyat Skotlandia yang berakibat pada munculnya gerakan perlawanan bersenjata.

Akhirnya pada tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan penumpasan besar-besaran terhadap gerakan perlawanan rakyat Skotlandia ini. Tahun 1999, menyusul kian meningkatnya tekanan terhadap London, kerajaan Inggris terpaksa menyetujui pemberian hak kepada rakyat Skotlandia untuk membentuk parlemen terpisah.

Sidang Pertama Antarparlemen Islam di Tehran

18 tahun yang lalu, tanggal 25 Khordad 1378 HS, sidang pertama Antarparlemen Islam diselenggarakan di Tehran.

Sidang pertama perwakilan parlemen-parlemen negara-negara Islam diselenggarakan di Tehran, pada 25 Khordad 1378 Hs dengan tujuan mendirikan Uni Antarparlemen Islam.

Sidang ini dibuka dengan pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei dan pidato Hujjatul Islam Sayid Mohammad Khatami, Presiden Iran waktu itu.

Dalam sidang tiga hari itu, ketua-ketua dan delegasi parlemen dari 28 negara hadir dalam pertemuan ini. Dalam sidang itu, Iran terpilih sebagai ketua Uni Antarparlemen Islam dan satu dari pekerjaan penting organisasi ini adalah hubungan antarparlemen negara-negara Islam.

Dalam sidang ini juga diratifikasi anggaran dasar Uni Antarparlemen Islam dan selama 2 tahun Iran menjadi ketua organisasi ini.

Konferensi Uni Antarparlemen melakukan sidangnya di salah satu negara anggota dua tahun sekali. Dewan Konferensi, Komite Pelaksana dan Sekretariat organisasi ini berada di Tehran.