Sep 10, 2017 03:56 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 10 September 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 19 Dzulhijjah 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 19 Shahrivar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Kelahiran Ayatullah Sayid Muhammad Thabathabai

180 tahun yang lalu, tanggal 19 Dzulhijjah 1258 HQ Ayatullah Sayid Muhammad Thabathabai lahir di Karbala (sebagian menyebut Tabriz sebagai tempat kelahirannya) dan dibawa ke Iran pada usia 2 tahun.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, Ayatollah Thabathabai belajar filsafat dan akhlak pada Mirza Abu al-Hassan Jelveh dan Sheikh Hadi Najm Abadi. Kemudian beliau pergi ke Najaf, Irak belajar kepada Mirza Shirazi.

Pasca peristiwa pengharaman tembakau oleh Mirza Bozourgh Shirazi, Allamah Thabathabai kembali ke Tehran dan mulai melakukan perjuangan politiknya lewat Revolusi Konstitusi. Ayatullah Sayid Muhammad Thabathabai merupakan ulama pejuang dan termasuk pemimpin utama Revolusi konstitusi.

Ayatullah Sayid Muhammad Thabathabai selain seorang pejuang di jalan Allah, juga seorang ulama. Oleh karenanya, beliau tidak pernah lupa mendidik murid. Akhirnya, setelah menanggung segala penderitaan dalam perjuangannya, ulama pejuang ini meninggal dunia pada usia 81 tahun dan dimakamkan di kompleks makam suci Hazrat Abd al-Azhim di kota Rey.

Perang Jerman vs Rusia di Sekitar Danau Masurian

103 tahun yang lalu, tanggal 10 September 1914, meletus perang antara Jerman dan Rusia di seputar Danau Masurian.

Perang ini dimulai akibat pecahnya Perang Dunia Pertama dan bergabungnya Rusia ke dalam kekuatan Sekutu. Dalam Perang Masurian, pasukan Jerman di bawah komando Hindenburg dan dengan menggunakan taktik serta senjata modern, berhasil menang.

Sekitar 20 ribu tentara Rusia terbunuh dan 45 ribu lainnya ditawan. Akhirnya, setelah terjadinya Revolusi Oktober 1917 di Rusia, negara ini mundur dari medan Perang Dunia Pertama.

Gempa Bumi Dahsyat di Aljazair

72 tahun yang lalu, tanggal 10 September 1945, sebuah gempa bumi dahsyat terjadi di Aljazair.

Kota Orleansville yang terletak di barat laut Aljazair mengalami rusak total dan 10.000 orang dari 30.000 warga kota itu tewas. Warga yang selamat kehilangan tempat tinggal mereka dan Aljazair juga mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar.

Ayatullah Sayid Mahmoud Taleghani Wafat

38 tahun yang lalu, tanggal 19 Shahrivar 1358 HS, Ayatullah Sayid Mahmoud Taleghani meninggal dunia pada dalam usia 69 tahun dan dikuburkan di Behesht Zahra, Tehran.

Ayatullah Sayid Mahmoud Taleghani lahir di kota Taliqan pada 1289 HS. Setelah mempelajari pendidikan agama di kotanya, beliau pergi ke kota Qom untuk lebih memperdalam pendidikan agamanya. Di Qom beliau ikut kuliah-kuliah Ayatullah Sayid Mohammad Hojjat Kouh Kamareh-i, Sayid Mohammad Taqi Khonsari untuk tingkat mujtahid dan memperoleh ijazah berijtihad dari Ayatullah Sheikh Abdolkareem Hairi Yazdi.

Aktivitas perjuangan Ayatullah Taleghani telah dimulai semenjak beliau memasuki hauzah ilmiah Qom. Pada 1318 HS, untuk pertama kalinya beliau mengeluarkan pernyataan kebenciannya terhadap rezim Shah Pahlevi terkait peristiwa Kashf Hejab (pelarangan memakai hijab). Menyusul pernyataan yang dikeluarkan, Ayatullah Taleghani ditangkap dan dipenjarakan. Pasca bulan Shahrivar 1320 HS, beliau secara resmi menyatakan perjuangannya menentang Shah Pahlevi. Beliau akhirnya dipenjara lagi dengan tuduhan menyembunyikan Syahid Navvab Shafavi.

Pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, Ayatullah Taleghani terpilih mengetuai Dewan Revolusi dan dalam pemilu anggota Dewan Ahli Kepemimpinan (Majelis Khubregan Rahbari) beliau terpilih mewakili warga Tehran. Pada awal bulan Mordad 1358 HS, beliau diangkat oleh Imam Khomeini ra sebagai Imam Jumat Tehran. Shalat Jumat terakhir yang dipimpin oleh Ayatullah Taleghani terjadi pada peringatan Jumat Berdarah 17 Shahrivar di pekuburan Behehst-e Zahra.