Sep 12, 2017 14:15 Asia/Jakarta

Hari ini, Selasa tanggal 12 September 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Dzulhijjah 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 21 Shahrivar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Kelahiran Jamaluddin Ibnu Qafti, Penulis Mesir

870 tahun yang lalu, tanggal  21 Dzulhijjah 568 HQ, Jamaluddin Abul Hasan Ali bin Yusuf Shaibani, yang terkenal dengan nama Ibnu Qafti, seorang penulis kenamaan asal Mesir, terlahir ke dunia di sebuah kota kecil bernama Qaft.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia bekerja di kantor pengadilan. Ibnu Qafti meninggalkan 26 karya penulisan di bidang sejarah dan bidang-bidang keilmuan lainnya.

Karya Ibnu Qafty yang paling terkenal berjudul Tarikhul Hukama. Selain itu, Ibnu Qafti juga menulis berbagai artikel mengenai sejarah Kairo, Maroko, Yaman, dan Dinasti Saljuk, Dinasti Ghaznawian, serta dinasti Ali Buyeh.

Pertempuran di Austria

334 tahun yang lalu, tanggal 12 September 1683, terjadi pertempuran antara pasukan Dinasti Ottoman dengan tentara Austria dan Polandia.

Wina, ibu kota Austria, selama dua bulan dikepung oleh tentara Ottoman dan kemenangan sudah hampir jatuh ke tangan mereka. Namun, kaisar Austria kemudian mendapat bantuan dari Polandia sehingga kepungan tentara Ottoman bisa dilawan dan mereka terpaksa mundur dari medan pertempuran.

Gugurnya Ayatullah Khiyabani

137 tahun yang lalu, tanggal 21 Shahrivar 1259 HS, Sheikh Mohammad Khiyabani, seorang pejuang pada periode Revolusi Konstitusional Iran, gugur syahid.

Setelah menuntut ilmu-ilmu agama, Sheikh Khiyabani  memulai perjuangannya untuk melawan kekejaman penguasa Iran saat itu, yaitu dinasti Qajar.

Pasca disingkirkannya Shah Mohammad Ali, Sheikh Khiyabani terpilih sebagai wakil rakyat Tabriz di parlemen Iran. Kemudian, beliau kembali berjuang melawan pemerintahan Wutsuqud-Daulah yang merupakan penandatangan perjanjian kerjasama antara Iran dan Inggris.

Sheikh Khiyabani sempat berhasil merebut kekuasaan pemerintahan di kota Tabriz, namun kemudian dalam pertempuran yang tidak seimbang melawan pasukan pemerintah, beliau gugur syahid. Dengan gugurnya Sheikh Khiyabani, gerakan kebangkitan di Tabriz telah ditaklukkan oleh rezim Wutsuqud-Daulah.

Lukisan Gua Ditemukan di Lascaux

77 tahun yang lalu, tanggal 12 September 1940, lukisan gua ditemukan di Lascaux.

Lascaux merupakan sebuah kompleks gua di sebelah barat daya Perancis yang terkenal akan lukisan guanya. Gua itu sendiri berlokasi di dekat Desa Montignac dan mengandung beberapa seni periode Paleolitik Atas yang berasal dari 15.000-13.000 SM. Situs gua tersebut mengandung banyak arca-arca binatang besar dan dimasukkan ke Warisan Dunia UNESCO pada 1979.

Gua tersebut ditemukan pada 12 September 1940 oleh empat remaja, yakni Marcel Ravidat, Jacques Marsal, Georges Agnel, dan Simon Coencas. Gua itu terdiri dari hampir 2.000 arca, beberapa di antaranya berada dalam kondisi yang mulai aus sehingga sulit untuk dapat dikenali.

Lebih dari 900 arca digambarkan dalam wujud binatang, tetapi ada juga yang berbentuk geometris. Untuk arca binatang, kuda merupakan bentuk yang mendominasi dengan jumlah keseluruhan 364 arca. Ada juga 90 buah lukisan rusa jantan. Bentuk lain yang diarcakan antara lain bison, kucing, burung, beruang, badak, dan manusia.