Lintasan Sejarah 15 September 2017
Hari ini, Jumat tanggal 15 September 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 24 Dzulhijjah 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 24 Shahrivar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Rasulullah Bermubahalah Dengan Bani Najran
1428 tahun yang lalu, tanggal 24 Dzulhijjah 10 HQ, Rasulullah Saw beserta putri beliau, Fathimah az-Zahra, menantu beliau, Ali bin Abi Thalib, dan kedua cucu beliau, Hasan dan Husein as, berangkat keluar dari kota Madinah untuk menemui para pembesar kabilah Kristen, Bani Najran melakukan Mubahalah.
Sebelumnya, para pembesar Bani Najran itu datang menemui Rasulullah untuk mempertanyakan ajaran agama Islam. Namun, apapun jawaban yang diberikan Rasulullah, pembesar kabilah Kristen itu tetap tidak mau menerimanya.
Lalu, Allah menurunkan firman-Nya, surat Ali-Imran ayat 60-61, yang artinya, "Itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu. Siapa yang membantahmu tentang kisah 'Isa sesudah datang ilmu , maka katakanlah : "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la'nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta."
Oleh karena itulah, pada hari yang telah dijanjikan, Rasullah dengan membawa Ahlu Bait atau keluarga suci beliau, datang ke sebuah tempat di luar kota Madinah. Para pembesar Bani Najran, begitu melihat kehadiran Rasullah yang hanya ditemani keempat tokoh mulia itu, yaitu Fathimah, Ali bin Abi Thalib, Hasan, dan Husein as, merasa takut dan pemimpin mereka berkata, "Aku melihat wajah-wajah yang jika mereka bedoa agar gunung terbesar diruntuhkan, maka doa itu akan segera dikabulkan Tuhan. Kita tidak seharusnya bermubahalah dengan orang-orang yang agung ini, karena mungkin saja kita semua akan mati." Oleh karena itu, para pembesar Bani Najran akhirnya mengajak Rasulullah berdamai.
Makedonia Merdeka
26 tahun yang lalu, tanggal 15 September 1991, Makedonia di tenggara Eropa mencapai kemerdekaannya dari Yugoslavia.
Makedonia pada pertengahan abad ke-15 dijajah oleh imperium Utsmani dan pada akhir abad ke-19, menjadi bagian dari Bulgarian. Pada Perang Balkan Kedua di tahun 1914, Serbia menduduki Makedonia dan pada akhir Perang Dunia Pertama, bersama dengan Kroasia dan Slovenia, Makedonia mendirikan sebuah negara merdeka. Namun, rakyat Makedonia menentang persatuan tersebut dan melakukan perlawanan.
Setelah Perang Dunia Kedua, Makedonia kembali bergabung dengan Yugoslavia dan menjadi sebuah pemerintahan otonomi. Menyusul perkembangan yang terjadi di Soviet dan Eropa Timur pada dekade 1980-an, dan terpisahnya Kroasia dan Slovenia dari Yugoslavia, Makedonia dengan dukungan Barat juga memisahkan diri dan memproklamirkan kemerdekaannya.
Makedonia memiliki luas wilayah hampir 26 ribu kilometer persegi dan berbatasan dengan negara-negara Yugoslavia, Albania, dan Bulgaria.
Dr. Zarrinkoub Meninggal Dunia
18 tahun yang lalu, tanggal 24 Shahrivar 1378 HS, Doktor Abdolhossein Zarrinkoub, sejarawan dan peneliti terkemuka Iran meninggal dunia karena penyakit jantung.
Pada tahun 1301 HS, dia terlahir ke dunia di kota Boroujerd, Iran.
Doktor Zarrinkoub meraih gelar doktornya di bidang sejarah dan banyak melakukan penelitian dan penulisan di bidang ini. Di antara karya-karyanya adalah buku berjudul "Kemunculan Islam" dan "Catatan Keberhasilan Islam".