Sep 29, 2017 07:48 Asia/Jakarta

Hari ini, Jumat tanggal 29 September 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 8 Muharram 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 7 Mehr 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Pertemuan Imam Husein as dengan Umar bin Saad

1378 tahun yang lalu, tanggal 8 Muharam 61 HQ, Imam Husein as melakukan pertemuan dengan Umar bin Saad.

Imam Husein berkata, "Wahai anak Saad! Apakah engkau datang menemuiku dan tidak memiliki keluhan pada-Nya?"

Ibnu Saad mengatakan, "Jika aku memisahkan diri dari kelompok ini, maka rumahku akan rusak, kekayaanku akan dirampas, dan aku mengkhawatirkan anggota keluargaku dari kemarahan Ibnu Ziyad."

Imam Husein berkata, "Bagaimana dengan dirimu sendiri? Allah akan segera mengambil jiwamu dan engkau tidak akan terampuni di Hari Kiamat ... Apakah engkau mengira akan sampai pada pemerintahan Rey dan Gorgan? Demi Allah! Tidaklah demikian, karena engkau tidak akan pernah sampai pada keinginanmu."

Ubaidillah dalam surat selanjutnya mengancam Umar bin Saad bahwa ia akan memecatnya dari tugasnya seraya berkata, "Jika engkau mempermainkan dan tidak mentaati perintahku, maka aku akan menyerahkan tanggung jawab pasukan ini pada Syimr bin Dzil Jausyan."

Aksi Mogok Massal Menentang Sikap Rezim Pahlevi

39 tahun yang lalu, tanggal 7 Mehr 1357 HS, rakyat Iran melakukan aksi mogok massal menentang sikap rezim Pahlevi.

Menyusul diumumkannya kondisi darurat militer di seluruh kota-kota besar Iran, rakyat melakukan aksi mogok memrotes sikap rezim Pahlevi itu.

Aksi mogok ini mulai dilakukan oleh para anggota koperasi industri perminyakan Iran dan pegawai kilang minyak Abadan. Menyaksikan aksi mogok itu, para pegawai telekomunikasi Tehran tidak ingin ketinggalan dan juga melakukan aksi yang sama.

Pada tanggal 7 Mehr 1357 HS, para karyawan kereta api, air minum, semen Tehran, pelabuhan, kilang minyak Shiraz, reaktor nuklir, penambang batu bara, para nelayan dan penguasaha tekstil Yazd juga turut melakukan aksi mogok menentang keputusan rezim Pahlevi.

Bulgaria Menyerah Kepada Pasukan Sekutu

99 tahun yang lalu, tanggal 29 September 1918, Bulgaria menyerah kepada pasukan Sekutu dalam Perang Dunia Pertama, setelah mengalami berbagai kekalahan.

Dalam perang ini, Bulgaria bersekutu dengan Jerman, Utsmani, dan Austria-Hongaria. Pasukan aliansi tersebut bertempur melawan pasukan sekutu yang terdiri dari Perancis, Inggris, Rusia, dan Italia.

Menyusul kegagalan Bulgaria dalam perang Makedonia, ditandatanganilah "Perjanjian Solonik" pada tanggal 15 September 1918. Perjanjian itu ditandatangani oleh Bulgaria dan Sekutu di kota Solonik, Yunani. Satu setengah bulan kemudian, pada tanggal 15 November, Jerman juga menyerah dan Perang Dunia Pertama berakhir dengan kemenangan Sekutu.

Angola Adakan Pemilu Pertama

25 tahun yang lalu, tanggal 29 September 1992, diadakan pemilu pertama yang bebas di Anggola.

Dalam pemilu ini Partai MPLA yang sejak tahun 1976 menguasai pemerintahan, meraih kemenangannya dan pemimpin partai ini, Jose Eduardo Dos Santos, kembali menjadi presiden.

Angola meraih kemerdekaannya dari Portugis pada tahun 1975 dan terjadi perang saudara antara kelompok MPLA yang didukung Soviet dan Kuba melawan kelompok Unita yang didukung Amerika dan Afrika Selatan. Meskipun MPLA berhasil meraih kekuasaan pada tahun 1976, namun bentrokan berdarah terus terjadi. Setelah melemahnya kelompok Unita dan terbunuhnya pemimpin kelompok ini, Jonas Savimbi, barulah perang saudara 27 tahun di Angola mereda.