Lintasan Sejarah 24 Juli 2018
Hari ini, Selasa tanggal 24 Juli 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Dzulqadah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 2 Mordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Dinasti Samania Hancur
1050 tahun yang lalu, tanggal 10 Dzulqadah 389 HQ, Dinasti Samania yang telah berdiri selama 128 tahun di Khorasan, Asia Tengah, dan sebagian Iran tengah, akhirnya hancur di tangan Ilik Khan.
Ilik Khan adalah salah seorang di antara budak-budak Turki, yang karena infiltrasi mereka di dalam pemerintahan Samania, mereka berhasil melumpuhkan kerajaan itu.
Selama masa kekuasaannya, raja-raja dari Dinasti Samania banyak berupaya untuk memajukan kota-kota wilayah kekuasaan mereka. Mereka melakukan pengembangan ilmu dan sastra serta memberikan penghormatan yang tinggi kepada para ulama. Pada saat itu, banyak pusat-pusat keilmuan dibangun di berbagai kota. Setelah hancurnya dinasti ini, kekuasaan di Iran dipegang oleh Dinasti Ali Buyeh dan Dinasti Turki bernama Ghaznavi.
John Wesley Hyatt Menemukan Plastik
150 tahun yang lalu, tanggal 24 Juli tahun 1868, John Wesley Hyatt, seorang ilmuwan AS berhasil menciptakan sebuah benda baru bernama plastik.
Penemuan Hyatt atas plastik itu terjadi dalam sebuah perlombaan ilmiah yang dibuat oleh sebuah lembaga di AS. Panitia lomba meminta para peserta untuk menciptakan benda baru yang murah sekaligus ringan untuk alat-alat permainan.
Saat itulah Hyatt mengajukan hasil penemuannya berupa benda plastik hingga ia diputuskan sebagai pemenang lomba. Penemuan plastik oleh Hyatt ini menandai era baru di dunia perindustrian.
Pernyataan Ulama Mengakui Marjaiyah Imam Khomeini
55 tahun yang lalu, tanggal 2 Mordad 1342 HS, sejumlah ulama dan marji Qom secara resmi mengeluarkan pernyataan kemarjaiyahan Imam Khomeini ra.
Pasca penahanan Imam Khomeini pada 15 Khordad 1342 HS, sejumlah ulama dan marji dari Qom, Mashad dan sejumlah kota lain pergi ke Tehran untuk menyiapkan surat pernyataan yang mengakui marjaiyah beliau dan meminta agar beliau segera dibebaskan. Pada 2 Mordad 1342 HS, mereka mengeluarkan pernyataan bahwa Imam Khomeini ra adalah seorang marji Syiah.
Para ulama yang ikut dalam gerakan ini adalah Sayid Shihabuddin Marashi Najafi, Morteza Hairi Yazdi, Sayid Mohammad Hadi Milani, Sayid Ali Behbahani, Khadimi, Jazairy, Khosroushahi, Rouhullah Kamalvand, Mohammad Sadouqi, Sayid Rouhullah Khatami, Sayid Morteza Pasandideh, Akbar Hashemi Rafsanjani, Sadr ad-Din Hairi Yazdi Shirazi, Ibrahim Amini dan lain-lain.
Pada akhirnya Imam Khomeini ra dibebaskan tanggal 11 Mordad 1342 HS, tapi untuk beberapa waktu beliau harus melewati tahanan rumah di sebuah rumah di Tehran.