Lintasan Sejarah 21 Oktober 2019
Hari ini, Minggu 21 Oktober 2019 bertepatan dengan 22 Shafar 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 29 Shahrivar 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau
Ibnu Nuqtah Meninggal
812 tahun yang lalu, tanggal 22 Shafar 629 HQ, Ibnu Nuqtah, seorang ulama dan ahli hadis terkemuka abad ke-7 hijriah, meninggal dunia di kota Bagdad.
Ibnu Nuqtah sejak kanak-kanak telah tertarik kepada ilmu hadis dan untuk mengumpulkan hadis, dia melakukan perjalanan ke berbagai negara, di antaranya Iran, Suriah, dan Mesir.
Di samping itu, ia pun mendidik banyak murid di bidang ilmu hadis, di antaranya bernama Ibnu Asakir yang kemudian juga dikenal sebagai seorang cendikiawan muslim. Salah satu di antara karya penulisan Ibnu Nuqtah berjudul al-Istidrak.
Aksi Mogok Buruh Kilang Minyak Iran
41 tahun yang lalu, tanggal 29 Mehr 1357 HS, para pekerja kilang minyak Iran memulai aksi mogoknya dalam rangka menentang rezim despotik yang berkuasa saat itu, yaitu rezim Shah Pahlevi.
Gerakan mogok massal mereka ini membuat ekspor minyak Iran keluar negeri terhenti dan akibatnya, rezim Shah kehilangan sumber pendapatannya yang terbesar. Selain itu, terhentinya eskpor minyak Iran ke luar negeri mengakibatkan harga minyak di pasar dunia naik tajam.
Rezim Shah dengan berbagai cara, termasuk represi, berusaha membuat para pekerja kilang minyak Iran kembali bekerja, namun pemogokan itu terus berlangsung hingga tergulingnya rezim ini.
Paul Muller Meninggal
54 tahun yang lalu, tanggal 21 Oktober 1965, Paul Muller, seorang ahli kimia dan peneliti asal Swiss, meninggal dunia.
Paul Muller dilahirkan pada tahun 1899 di kota Olten, Swiss. Pada tahun 1925, dia meraih gelar doktornya dari Universitas Basle. Dia kemudian menggeluti karir di bidang penelitian mengenai perlindungan terhadap tanam-tanaman. Setelah melakukan penelitian selama bertahun-tahun, Muller berhasil menemukan zat DDT yang berfungsi untuk membasmi serangga.