Lintasan Sejarah 25 September 2020
Hari ini, Jumat 25 September 2020 bertepatan dengan 7 Safar 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 4 Mehr 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Imam Musa Al-Kazhim Lahir
1314 tahun yang lalu, tanggal 7 Shafar 128 HQ, Imam Musa al-Kazhim, salah seorang keturunan Rasulullah Saw terlahir ke dunia.
Imam Musa al-Kazhim lahir dan dibesarkan di bawah kasih sayang ayahnya yang mulia, yaitu Imam Jakfar as-Shadiq as. Pada usianya yang ke-35 tahun, ayahandanya menggapai kesyahidan, dan Imam Musa menggantikan posisi Imam Jakfar sebagai imam atau pemimpin umat Islam. Imam al-Kazhim terlahir saat kekuasaan Bani Umayah atas kaum Muslimin tengah mengalami keruntuhan untuk kemudian digantikan oleh Khilafah Bani Abbasiah.
Selama hidupnya, beliau sempat menyaksikan lima khalifah Abbasiah yang datang silih berganti memegang tampuk kekuasaan. Kelimanya tercatat dalam sejarah sebagai diktator dan penumpas kelompok Ahlul Bait. Imam Musa sendiri gugur pada usia 55 tahun di tangan Khalifah Harun al-Rasyid.
Selama hidupnya, Imam Musa as dikenal sebagai seorang pemimpin umat yang memiliki banyak kelebihan. Ia adalah seorang yang berilmu tinggi dengan jumlah murid yang sangat banyak. Imam al-Kazhim juga dikenal dengan kedermawanan dan sifat pemaafnya. Dengan segera, keistimewaan imam ketujuh dalam mazhab Ahlul Bait ini menarik perhatian umat Islam yang berada di bawah represi Khilafah Abbasiah. Situasi ini sangat mengundang kekhawatiran elite politik Bani Abbasiah. Untuk itu, Imam Musa kemudian dipenjarakan dengan tuduhan membahayakan keamanan negara. Di penjara itulah Imam diracun dan menggapai kesyahidan. Berikut ini adalah salah satu ucapan Imam Musa yang terkenal.
"Amal terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah mengerjakan shalat, berbuat baik kepada orang tua, serta meninggalkan sifat hasud dan takabur".
Hari Jadi Kota Bandung
210 tahun yang lalu, tanggal 25 September 1810, diperingati sebagai hari jadi kota Bandung.
Bandung (kota madya) merupakan ibu kota Provinsi Jawa Barat. Kota itu pada zaman dahulu dikenal sebagai Parijs van Java (bahasa Belanda) atau Parisnya Jawa. Bandung terkenal akan Gedung Sate dan hawanya yang sejuk.
Tepat pada 25 September 1810, Gubernur Jenderal ke-36 Hindia Belanda Daendels mengeluarkan surat keputusan pindahnya ibu kota Bandung dan sekaligus pengangkatan Raden Suria sebagai Patih Parakanmuncang. Sejak peristiwa tersebut, 25 September dijadikan sebagai Hari Jadi Kota Bandung dan RA Wiranatakusumah sebagai the founding father.
Kini nama tersebut diabadikan menggantikan Jalan Cipaganti, wilayah itu menjadi rumah tinggal bupati sewaktu ibu kota berpindah ke alun-alun sekarang.
OKI Bersidang Soal Perang Irak-Iran
40 tahun yang lalu, tanggal 4 Mehr 1359 HS, OKI menyelenggarakan sidang membicarakan perang Irak-Iran.
Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang sekarang bernama Organisasi Kerjasama Islam sejak hari-hari pertama perang antara Irak dan Iran telah berusaha menengahi. Menteri-menteri luar negeri anggota OKI yang rencananya ikut dalam sidang tahunan Majelis Umum PBB di New York, pada 4 Mehr 1359 HS mengadakan sidang untuk membahas perang Iran dan Irak.
Pelaksanaan sidang ini dilakukan berkat usulan wakil Indonesia dan Libya dan dalam sidang itu dibentuk sebuah komite bernama "Niat Baik" yang bertujuan mengakhiri perang. Komite ini selama bertugas berhasil melakukan pertemuan sebanyak sembilan kali dan beberapa kali melakukan kunjungan ke Tehran dan Baghdad. Tapi upaya mereka tidak membuahkan hasil dan perang terus berlanjut. Sementara situasi yang muncul perlahan-lahan lebih menguntungkan Iran.