Lintasan Sejarah 28 September 2020
Hari ini, Senin 28 September 2020 bertepatan dengan 10 Safar 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 7 Mehr 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Mulla Jakfar Tehrani Meninggal Dunia
179 tahun yang lalu, tanggal 10 Shafar 1263 HQ, Mulla Jakfar Syariatmadar Tehrani, penulis dan ilmuwan besar muslim asal Iran meninggal dunia pada usia 66 tahun.
Mulla Tehrani dilahirkan pada tahun 1197 Hijriah. Saat masih muda, Mulla Tehrani sudah mengembara ke kawasan-kawasan pusat ilmu-ilmu keislaman. Ia baru pulang kembali ka tanah airnya bersamaan dengan peristiwa pengepungan kota Karbala oleh Daud Pasha, penguasa Imperium Ottoman.
Mullah Tehrani dikenal karena buku-buku bermutu yang ditulisnya. Di antara karya-karyanya yang terkenal adalah sejumlah kitab berjudul "Mashabih", Asy-Syari'ul Kabir", "Safinatun-Najah", dan Al-Barahinul Qathi'ah".
Aksi Mogok Massal Menentang Sikap Rezim Pahlevi
42 tahun yang lalu, tanggal 7 Mehr 1357 HS, rakyat Iran melakukan aksi mogok massal menentang sikap rezim Pahlevi.
Menyusul diumumkannya kondisi darurat militer di seluruh kota-kota besar Iran, rakyat melakukan aksi mogok memrotes sikap rezim Pahlevi itu.
Aksi mogok ini mulai dilakukan oleh para anggota koperasi industri perminyakan Iran dan pegawai kilang minyak Abadan. Menyaksikan aksi mogok itu, para pegawai telekomunikasi Tehran tidak ingin ketinggalan dan juga melakukan aksi yang sama.
Pada tanggal 7 Mehr 1357 HS, para karyawan kereta api, air minum, semen Tehran, pelabuhan, kilang minyak Shiraz, reaktor nuklir, penambang batu bara, para nelayan dan penguasaha tekstil Yazd juga turut melakukan aksi mogok menentang keputusan rezim Pahlevi.
Intifadhah Al-Aqsa Dimulai
20 tahun yang lalu, tanggal 28 September 2000, gerakan intifadah Palestina kembali dimulai.
Sebelumnya, Ariel Sharon masuk ke Masjidul Aqsa dan melecehkan kehormatan masjid itu. Rakyat Palestina marah atas kejadian ini dan memulai kebangkitan mereka. Ariel Sharon adalah pemimpin Partai fanatis Yahudi, yaitu Partai Likud dan dalang pembunuhan massa di Shabra Satila. Kebangkitan rakyat Palestina ini disebut sebagai Intifadhah Masjid al-Aqsa.
Dalam melawan gerakan intifadhah ini, rezim Zionis melakukan represi dan serangan-serangan yang keji. Di antaranya, dengan menyerang rakyat Palestina dengan tank, helikopter, dan pesawat tempur. Namun demikian, rakyat Palestina tetap melanjutkan perjuangan mereka tanpa kenal menyerah.