Cari
-
Jul 22, 2025
Media rezim Zionis mengakui bahwa tentara Israel sedang melancarkan cara-acara ala Nazi untuk melakukan pembersihan etnis di Jalur Gaza.
-
Jul 20, 2025
Pars Today - Mantan Menteri Perang rezim Zionis mengakui bahwa Israel semakin terisolasi di dunia.
-
Jul 21, 2025
Pernyataan terbaru Kanselir Jerman yang memuji agresi militer Israel terhadap Iran menunjukkan bahwa slogan penting seperti hak asasi manusia dan perdamaian hanya jadi alat politik untuk memajukan kepentingan Barat semata.
-
Jul 21, 2025
Menanggapi permintaan dari ratusan dosen tetap Universitas Florence, kerja sama universitas Italia ini dengan beberapa lembaga ilmiah dengan rezim Zionis dihentikan.
-
Jul 20, 2025
Pars Today - Menteri Pendidikan Israel mengancam bahwa jika menteri keuangan rezim Zionis melanjutkan pendekatannya dengan tidak menyediakan dana, sekolah-sekolah Israel mungkin tidak akan dibuka kembali tepat waktu tahun ini.
-
Jul 20, 2025
Pars Today - Radio Militer Israel melaporkan pada hari Minggu (20/07/2025) bahwa tentara rezim ini melakukan bunuh diri di bawah tekanan mental dan fisik akibat perang di Jalur Gaza.
-
Jul 19, 2025
Pars Today - Rencana "Koridor David" adalah skenario geopolitik terbaru yang sedang dijalankan rezim Zionis, dengan dukungan AS, di Asia Barat. Proyek ini bukan sekadar rute geografis, melainkan rencana ambisius untuk mengubah perbatasan, mengendalikan sumber daya air dan minyak, serta memisahkan Suriah dan Irak.
-
Jul 20, 2025
Pars Today - Sebuah negara Eropa pada hari Sabtu (19/07/2025) memasukkan menteri-menteri ekstrem Israel ke dalam daftar hitam terkait perang Gaza, dan menyatakan mereka termasuk orang yang tidak diinginkan.
-
Jul 20, 2025
Pars Today - Mantan Menteri Perang Zionis Israel mengakui dalam sebuah pernyataan mengenai rezim Zionis Israel dan kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang terisolasi di dunia.
-
Jul 19, 2025
Pars Today - Analis Palestina terkemuka memperingatkan negara-negara Arab lainnya tentang pengkhianatan besar yang direncanakan oleh Amerika Serikat dan Israel, dengan menunjukkan bahwa rezim Zionis sedang menjalankan rencananya untuk memecah belah negara-negara Arab dengan dalih melindungi Druze di Suriah.
-
Jul 19, 2025
Pasukan darat rezim Zionis melancarkan serangan darat ke wilayah Suriah.
-
Jul 17, 2025
Pars Today – Setelah Koran Wall Street Journal mengungkap kekalahan sistem anti-udara rezim Zionis dalam melacak rudal-ruda Iran dan keberhasilan rudal tersebut mengenai target, komandan anti-udara Israel dicopot.
-
Jul 17, 2025
Pars Today – Menteri Luar Negeri Iran saat merespons agresi terbaru rezim Zionis Israel ke Suriah menekankan bahwa hal ini sudah diprediksi sebelumnya.
-
Jul 17, 2025
The Wall Street Journal mengungkapkan dalam laporan eksklusif bahwa Iran dalam perang baru-baru ini, berhasil menemukan dan melewati celah dalam sistem pertahanan udara canggih Israel dengan menggunakan taktik coba-coba.
-
Jul 17, 2025
Gerakan Ansarullah Yaman mengutuk serangan rezim Zionis di Damaskus dan wilayah lain di Suriah, dan menilai motif serangan ini bertujuan untuk memecah belah negara-negara Islam dan memperkuat dominasi Israel di kawasan.
-
Jul 17, 2025
Presiden Lebanon mengecam agresi Israel saat ini di Suriah, dan memperingatkan tentang konsekuensi kelanjutan agresi ini dan meningkatnya ketegangan di kawasan.
-
Jul 16, 2025
Pars Today - Pakar Prancis memberikan analisis militer tentang perang 12 hari antara rezim Zionis Israel dan Iran.
-
Jul 16, 2025
Pars Today - Amnesty International mengecam keputusan Uni Eropa untuk tidak menangguhkan perjanjian perdagangan preferensial dengan rezim Israel, dan menyebutnya sebagai "pengkhianatan yang kejam dan melanggar hukum" terhadap hukum internasional dan hak-hak Palestina.
-
Jul 16, 2025
Pars Today - Maryam Mollabagher Ketabforoush, seorang ibu dua anak berusia 60 tahun, warga Jalan Damavand di Tehran, gugur syahid dalam serangan brutal oleh rezim Zionis.
-
Jul 15, 2025
Pars Today - Pengakuan Kanselir Jerman bahwa "pekerjaan kotor" Barat dilakukan oleh rezim Zionis, yang melampaui sikap umum negara-negara Eropa yang berusaha melegitimasi tindakan apa pun yang melanggar hukum internasional dengan menutup mata terhadap kebiadaban Israel, telah membuat retorika tradisional Berlin tentang penghormatan terhadap hukum internasional tampak semakin absurd dan hampa.