Cari
-
Aug 13, 2026
Pars Today - Sebuah media resmi rezim Israel, Kamis (13/8) dini hari, menggambarkan situasi Tepi Barat sebagai bubuk mesiu yang bisa meledak kapan saja.
-
Aug 12, 2026
ParsToday – Wakil Direktur Eksekutif Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), dengan mengkritik kondisi sulit yang diciptakan rezim Zionis bagi penduduk Tepi Barat, menyatakan: Israel menghaambat pendidikan 800.000 anak-anak Palestina di Tepi Barat.
-
Aug 11, 2026
Pars Today – Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman menekankan bahwa agresi-agresi Arab Saudi terhadap negara ini sejalan dengan rencana-rencana AS dan rezim Zionis.
-
Aug 11, 2026
Surat kabar Haaretz dalam sebuah laporan yang mengejutkan mengungkapkan bahwa Israel menahan jenazah 1.700 warga Palestina yang gugur untuk digunakan oleh pejabat keamanan sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi mendatang dan kemungkinan pertukaran dengan tawanan Zionis.
-
Aug 11, 2026
Pertemuan perdana kelompok kerja internasional ISO/TC 147/SC 2/WG87 dari Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) digelar di bawah koordinasi Dr. Ali Mahdiniya, Kepala Institut Nasional Oseanografi dan Ilmu Atmosfer serta manajer koordinator kelompok kerja ini. Republik Islam Iran, sebagai pemimpin proyek, memegang tanggung jawab atas arahan ilmiah dan teknis dalam penyusunan standar internasional "Penentuan Silika Terlarut dalam Air".
-
Aug 10, 2026
Pars Today – Seorang analis Palestina, dengan merujuk pada meningkatnya serangan para pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat, menilai hal tersebut sebagai tindakan terencana dari para penjajah.
-
Aug 10, 2026
Pars Today - Sebuah kelompok perlawanan di Suriah, dengan merilis pesan video, mengumumkan pelaksanaan operasi terhadap tentara Zionis di selatan negara itu.
-
Aug 10, 2026
Anggota Fraksi Loyalitas Perlawanan di Parlemen Lebanon, menyinggung perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak mencapai tujuannya, dan menegaskan bahwa Amerika Serikat hingga kini belum berhasil membuka kembali Selat Hormuz.
-
Aug 10, 2026
Pars Today - Rezim Zionis sekali lagi menargetkan sejumlah wilayah di utara dan selatan Jalur Gaza dengan serangan artileri.
-
Aug 10, 2026
Pars Today - Rezim Zionis sekali lagi menargetkan Ketinggian Ali al-Tahir di Distrik Nnbatiyeh, Lebanon selatan, dengan serangan artileri.
-
Aug 10, 2026
Pars Today - Gerakan Jihad Islam Palestina, dengan mengutuk penolakan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Zionis, terhadap rencana 15 poin Gaza, menyebutnya sebagai pengingkaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata dan penolakan tegas terhadap rencana AS.
-
Aug 09, 2026
Pars Today – Seorang analis Palestina, dengan merujuk pada taktik mengelak rezim pendudukan dari solusi politik mengenai Gaza, mengatakan bahwa perilaku-perilaku ini menunjukkan bahwa kaum Zionis bergerak untuk menggagalkan setiap solusi politik.
-
Aug 09, 2026
Hillary Clinton, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dari Partai Demokrat, mengkritik perubahan yang dilakukan di Gedung Putih pada pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan mengatakan bahwa Trump telah menjauh dari kenyataan serta berfokus pada hal-hal yang keliru.
-
Aug 09, 2026
Pars Today - Sumber-sumber berita melaporkan tentang serbuan tentara rezim Zionis ke sebuah desa di pinggiran Daraa, Suriah selatan, dan penangkapan seorang pemuda Suriah oleh pasukan rezim ini.
-
Aug 08, 2026
Pars Today - Menteri Pertahanan Pakistan menekankan perlunya persatuan negara-negara Islam melawan rezim Zionis.
-
Aug 08, 2026
Oleh: Furqan AMC, Sekjen Free Palestine Network (FPN)
-
Aug 08, 2026
Pars Today - Pasukan Keamanan Dalam Negeri Suriah mengumumkan penggagalan sebuah rencana teroris di area Sayidah Zainab di pinggiran Damaskus.
-
Aug 07, 2026
Delapan negara Arab dan Islam desak Dewan Keamanan PBB meminta Israel memenuhi kewajibannya dan mengadili pelanggar hak-hak Palestina.
-
Aug 07, 2026
Sebanyak 9.000 tentara terluka dan gelombang gangguan psikologis di militer Israel merupakan dampak dari perang-perang yang dijalani rezim tersebut dalam tiga tahun terakhir.
-
Aug 06, 2026
Pars Today – Militer rezim pendudukan, meskipun ada sensor biasa terhadap jumlah korban tewas, mengumumkan bahwa 9.000 tentara dan perwira telah terluka dalam perang Gaza, perang dengan Lebanon, dan Iran, serta menyatakan bahwa krisis psikologis juga semakin parah.