Qatar Umumkan Kesiapan Mediasi Iran dan AS
Feb 06, 2025 13:10 Asia/Jakarta
-
Jubir Kemlu Qatar Majed Al Ansari
Parstoday – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan negaranya siap melakukan mediasi antara Republik Islam Iran, dan Amerika Serikat, untuk menyelesaikan masalah dua negara.
Majed Al Ansari, Rabu (5/2/2025) dalam wawancara dengan Fox News mengumumkan kesiapan Qatar, menjadi mediator antara AS dan Iran, untuk menyelesaikan masalah terkait program nuklir Republik Islam.
“Hal ini dilakukan lewat mediasi dan perundingan kami di masa lalu, bahkan di periode pertama pemerintahan Trump, kami juga bekerja sama dengan AS untuk mencapai sebuah kesepakatan dengan Iran,” ujarnya.
Jubir Kemlu Qatar, menekankan bahwa Doha saat ini secara bersamaan bertanggung jawab atas 10 proses mediasi, dan salah satunya adalah perundingan antara Hamas dan Israel.
Ia menambahkan, “Terkait mediasi antara Iran dan AS, kami berharap dapat memainkan peran efektif dalam hal ini bagi AS.”
Sebelumnya Presiden AS Donald Trump, dalam kerangka tekanan maksimum atas Iran, menandatangani sebuah dokumen yang secara khusus mendesak peningkatan upaya Washington untuk mengurangi ekspor minyak Iran.
Meskipun demikian, Donald Trump, tidak menolak kemungkinan pertemuan dirinya dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.
Langkah Trump, itu direspons oleh Menlu Iran Sayid Abbas Araghchi yang mengatakan kekhawatiran Trump terkait upaya Iran mengembangkan arsenal nuklir, tidak berdasar, karena Iran, masih anggota Traktat Non-Proliferasi Nuklir, NPT.
Selain itu, katanya, fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khamenei, melarang Iran memproduksi senjata nuklir.
Pada saat yang sama, Menlu Iran, menegaskan bahwa upaya baru untuk menerapkan tekanan maksimum atas Iran, sebagaimana upaya-upaya sebelumnya, akan gagal. (HS)