Pengunjuk Rasa Swedia Mengecam Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Gaza
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i182654-pengunjuk_rasa_swedia_mengecam_pelanggaran_gencatan_senjata_israel_di_gaza
Pars Today - Ratusan pengunjuk rasa Swedia berkumpul di Stockholm untuk mengecam rencana Israel untuk mencaplok Tepi Barat yang diduduki dan kegagalan rezim Zionis untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata.
(last modified 2025-12-21T04:10:49+00:00 )
Des 21, 2025 11:08 Asia/Jakarta
  • Demonstran Swedia
    Demonstran Swedia

Pars Today - Ratusan pengunjuk rasa Swedia berkumpul di Stockholm untuk mengecam rencana Israel untuk mencaplok Tepi Barat yang diduduki dan kegagalan rezim Zionis untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata.

Menurut laporan IRNA dari Anadolu, para pengunjuk rasa menanggapi tindakan Israel dengan meneriakkan slogan-slogan seperti "Bebaskan Palestina", "Israel si Pembunuh, keluar dari Palestina", dan "Tidak untuk pencaplokan Tepi Barat".

Menyusul banyak seruan dari organisasi masyarakat sipil Swedia, ratusan orang berkumpul di Lapangan Odenplan dan berbaris menuju parlemen Swedia, membawa spanduk bertuliskan "Israel tidak mematuhi gencatan senjata", "Hentikan genosida", dan "Palestina selamanya".

Selama demonstrasi, para pengunjuk rasa menyerukan perdamaian dan mengecam kebijakan rezim Israel.

Aktivis Swedia Malin Akerström mengatakan situasi kemanusiaan di Gaza telah menjadi bencana karena cuaca dingin dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan.

Akerström menekankan bahwa situasi di wilayah itu semakin memburuk setiap hari dan prosesnya berubah menjadi "genosida".

Ia menambahkan bahwa dunia telah tertipu untuk percaya bahwa gencatan senjata telah diberlakukan, sementara Gaza terus dibom dan "bayi-bayi meninggal karena kedinginan".

Sementara itu, lebih dari 100 anggota parlemen Swedia telah menyerukan tindakan untuk mencegah kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Para anggota parlemen meminta pemerintah Swedia untuk mengambil tindakan dalam sebuah surat kepada Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard.

Pernyataan para anggota parlemen itu mengatakan bahwa, selain situasi saat ini di Gaza, kekerasan oleh pemukim ilegal Israel di Tepi Barat telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka meminta pemerintah Swedia untuk mengambil tindakan untuk menghentikan tindakan kekerasan ini, yang bertentangan dengan hukum internasional.(sl)