Tiga Warga Palestina Syahid dalam Serangan Drone Israel di Gaza Selatan
-
Syuhada Gaza (dok)
Pars Today – Tiga warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) rezim Zionis di selatan Jalur Gaza.
Melaporkan dari jaringan Al-Aqsa, IRNA pada Jumat, 27 Februari 2026, pesawat nirawak rezim Zionis menyerang area dekat persimpangan rumah potong hewan di barat Khan Younis, selatan Jalur Gaza.
Tiga warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam serangan ini. Korban luka dan jenazah syuhada telah dievakuasi ke Rumah Sakit Nasser.
Direktur Jenderal Kantor Informasi Pemerintah Jalur Gaza, Ismail Al-Thawabta, sebelumnya melaporkan peningkatan signifikan pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis sejak awal Ramadan. Pada pekan pertama bulan suci ini saja, tercatat 71 pelanggaran.
Al-Thawabta menyatakan agresi ini, yang secara jelas melanggar ketentuan kesepakatan gencatan senjata, mengakibatkan enam warga Palestina gugur dan 32 lainnya luka-luka.
Korban Jiwa di Gaza Capai 72.082 Orang
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Kamis, mengumumkan total korban jiwa sejak agresi rezim Zionis pada 7 Oktober 2023 mencapai 72.082 orang. Jumlah korban luka tercatat 171.761 orang.
Sejak dimulainya gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, sebanyak 618 orang tewas dan 1.663 lainnya terluka. Dalam perkembangan lapangan terbaru, jenazah sembilan syuhada, enam di antaranya ditemukan dari reruntuhan, dan empat korban luka telah dibawa ke rumah sakit. Akses ke korban lain yang masih tertimbun reruntuhan belum memungkinkan akibat serangan yang terus berlanjut.
Rezim Zionis memulai perang pada 7 Oktober 2023 dengan dalih menghancurkan Hamas dan membebaskan tawanan Zionis. Namun, gagal mencapai tujuannya dan terpaksa menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan dengan Hamas.
Hamas secara resmi mengumumkan kesepakatan pengakhiran perang pada 9 Oktober 2025. Militer Israel baru mengumumkan pemberlakuan gencatan senjata pada 10 Oktober 2025, meski terus melakukan pelanggaran.
Agresi Israel, dengan dukungan AS, tidak hanya menyebabkan genosida terhadap warga Palestina tetapi juga menghancurkan 90 persen infrastruktur Gaza. PBB memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai 70 miliar dolar AS.(sl)