Smotrich: 'Sudah Waktunya Kembali ke Gaza, Bangun Permukiman!'
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i194256-smotrich_'sudah_waktunya_kembali_ke_gaza_bangun_permukiman!'
Pars Today – Menteri Keuangan rezim Zionis, dengan meminta Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim ini, untuk mengeluarkan izin pembangunan tiga permukiman baru di perbatasan utara Jalur Gaza, menuntut perluasan proyek pembangunan permukiman ke wilayah ini.
(last modified 2026-08-02T12:32:41+00:00 )
Aug 02, 2026 19:30 Asia/Jakarta
  • Bezalel Smotrich
    Bezalel Smotrich

Pars Today – Menteri Keuangan rezim Zionis, dengan meminta Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim ini, untuk mengeluarkan izin pembangunan tiga permukiman baru di perbatasan utara Jalur Gaza, menuntut perluasan proyek pembangunan permukiman ke wilayah ini.

Menurut laporan IRNA Minggu (2/8) yang mengutip media Zionis "News One," Bezalel Smotrich dalam sebuah pesan pada peringatan dua puluh satu tahun pengusiran rezim Zionis dari Jalur Gaza dan evakuasi empat permukiman di utara Tepi Barat pada tahun 2005, mengumumkan rencananya untuk mengembangkan pembangunan permukiman di wilayah-wilayah ini.

 

Dengan merujuk pada penarikan paksa penjajah Zionis dari permukiman Homesh, Sa-nur, Ganim, dan Kadim di utara Tepi Barat pada tahun 2005, ia mengklaim bahwa waktu untuk kembali dan memperluas pembangunan permukiman telah tiba.

 

Smotrich juga, dalam pernyataan provokatifnya, menekankan perlunya memperluas pembangunan permukiman di Jalur Gaza dan mengatakan bahwa Administrasi Permukiman sedang menindaklanjuti pembangunan tiga permukiman di zona penyangga di utara Jalur Gaza, dan meminta Netanyahu untuk mengeluarkan izin guna memfasilitasi pelaksanaan rencana ini.

 

Ia juga mengumumkan kelanjutan proses pembangunan permukiman di utara Tepi Barat dan penciptaan pusat-pusat permukiman baru di wilayah "Gunung Ebal" dan lebih dari 10 titik lainnya, dan mengklaim bahwa dengan perubahan kabinet di masa depan, ada kemungkinan penghentian rencana-rencana ini.

 

Rezim Zionis pada tahun 2005, diusir dari Jalur Gaza dan mengevakuasi semua 21 permukiman Zionis di wilayah ini serta empat permukiman di utara Tepi Barat, termasuk "Ganim," "Kadim," "Homesh," dan "Sa-nur."

 

Berdasarkan statistik Palestina, sekitar 750.000 pemukim Zionis tinggal di 156 permukiman dan 360 pos permukiman di Tepi Barat pendudukan, termasuk Yerusalem Timur. Sementara itu, PBB menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan penghalang bagi terwujudnya negara Palestina. (MF)