Netanyahu dan Katz Perintahkan Pembangunan Infrastruktur Kota di Rafah, Gaza
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i194610-netanyahu_dan_katz_perintahkan_pembangunan_infrastruktur_kota_di_rafah_gaza
Pars Today – Perdana Menteri dan Menteri Perang rezim Zionis memerintahkan dimulainya pembangunan kota Zionis di wilayah Rafah, Gaza.
(last modified 2026-08-09T09:58:48+00:00 )
Aug 09, 2026 16:55 Asia/Jakarta
  • Netanyahu Katz
    Netanyahu Katz

Pars Today – Perdana Menteri dan Menteri Perang rezim Zionis memerintahkan dimulainya pembangunan kota Zionis di wilayah Rafah, Gaza.

Menurut laporan IRNA Minggu (9/8), radio militer rezim Zionis melaporkan bahwa Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Israel, dan Yisrael Katz, Menteri Perang rezim ini, telah memerintahkan dimulainya pembangunan infrastruktur untuk pendirian sebuah kota baru di wilayah Rafah, yang terletak di selatan Jalur Gaza.

 

Dalam laporan ini disebutkan bahwa kota baru Zionis tersebut direncanakan akan dibangun di timur Rafah dan di dalam garis kuning, dan keputusan Netanyahu serta Katz dikeluarkan dua minggu lalu, bersamaan dengan persetujuan masuknya pasukan internasional ke Gaza.

 

Baru-baru ini juga, Bezalel Smotrich, Menteri Keuangan rezim Zionis, menuntut kontrol penuh rezim ini atas Jalur Gaza dan pembentukan pemerintahan militer di sana.

 

Smotrich menambahkan: "Setelah kontrol penuh atas Jalur Gaza, kita harus sekali lagi menempatkan orang-orang Yahudi di wilayah itu, dan tidak ada solusi lain."

 

Menteri Keuangan rezim pendudukan juga mengatakan: "Saya menentang pembentukan dewan yang disebut 'Dewan Perdamaian.' Karena, ini berarti penempatan pasukan multinasional."

 

Sementara itu, beberapa hari yang lalu, jaringan Al-Mayadeen mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh teks peta jalan untuk menyelesaikan pelaksanaan rencana perdamaian Donald Trump di Gaza; sebuah dokumen yang menekankan gencatan senjata penuh, penarikan bertahap Israel, pembentukan komite nasional untuk administrasi Gaza, dimulainya rekonstruksi, dan pengaturan senjata berat kelompok-kelompok Palestina.

 

Berdasarkan dokumen ini, tujuan dari peta jalan ini dinyatakan untuk mengakhiri siklus kehancuran Gaza, menjamin penarikan penuh tentara Israel, dan menyediakan landasan bagi administrasi wilayah ini serta dimulainya proses rekonstruksinya. (MF)