Sekitar 100 Pengunjuk Rasa Anti-Netanyahu Ditangkap di New York
https://parstoday.ir/id/news/world-i197432-sekitar_100_pengunjuk_rasa_anti_netanyahu_ditangkap_di_new_york
Pars Today - Polisi New York bersamaan dengan pidato Perdana Menteri Rezim Zionis di Majelis Umum PBB, menangkap sekitar 100 pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di dekat markas organisasi ini menentang perang Gaza dan perjalanannya ke New York.
(last modified 2026-09-25T08:43:37+00:00 )
Sep 25, 2026 11:33 Asia/Jakarta
  • Para pengunjuk rasa di New York ditahan polisi
    Para pengunjuk rasa di New York ditahan polisi

Pars Today - Polisi New York bersamaan dengan pidato Perdana Menteri Rezim Zionis di Majelis Umum PBB, menangkap sekitar 100 pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di dekat markas organisasi ini menentang perang Gaza dan perjalanannya ke New York.

Melansir ISNA, Jumat, 25 September 2026, polisi New York menangkap puluhan pengunjuk rasa di depan markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di Manhattan. Orang-orang ini berdemonstrasi menentang perjalanan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Zionis, dan berkumpul bersamaan dengan pidatonya di hadapan para hadirin di Majelis Umum PBB.

Menurut laporan Al Jazeera, gerakan "Suara Yahudi untuk Perdamaian" menggelar demonstrasi ini dengan tujuan menuntut penghentian perang Gaza dan memprotes perjalanan Netanyahu ke New York.

Puluhan orang hadir dalam aksi ini dan dengan menutup jalan, meneriakkan slogan-slogan seperti "Hentikan pemboman, hentikan pembantaian", "Biarkan Gaza hidup", dan "Hentikan persenjataan Israel". Pengunjuk rasa juga membawa plakat yang bertuliskan ungkapan antara lain "Netanyahu tidak bisa bersembunyi" dan "Dicari atas tuduhan genosida".

Menurut seorang sumber di polisi New York yang berbicara dengan majalah Newsweek, sekitar 100 orang ditangkap selama demonstrasi ini.

Di antara orang-orang yang terlihat dalam gambar sedang dibawa oleh polisi adalah Susan Sarandon dan Hannah Einbinder, dua aktris; juga Alexa Avilés dan Chi Ossé, dua anggota dewan kota; Darializa Chevalier, kandidat pemilihan Kongres; dan Caleb Heron, aktor dan komedian; penyelenggara protes mengumumkan nama-nama ini.

Gambar-gambar juga menunjukkan kehadiran aktor, anggota dewan kota lainnya, seniman, dan kandidat pemilihan Kongres di samping para pengunjuk rasa yang membawa plakat dan meneriakkan slogan.

"Polisi New York menangkap sekitar 100 pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di depan markas PBB di Manhattan, menentang perang Gaza dan perjalanan Netanyahu ke New York, bersamaan dengan pidatonya di Majelis Umum PBB. Demonstrasi digelar oleh gerakan 'Suara Yahudi untuk Perdamaian' (Jewish Voice for Peace). Pengunjuk rasa menutup jalan dan meneriakkan slogan: 'Hentikan pemboman, hentikan pembantaian', 'Biarkan Gaza hidup', 'Hentikan persenjataan Israel'. Plakat: 'Netanyahu tidak bisa bersembunyi', 'Dicari atas tuduhan genosida'."(Sail)