Pergerakan terbaru Israel di Suriah Selatan
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i197374-pergerakan_terbaru_israel_di_suriah_selatan
Pars Today – Sumber-sumber Suriah melaporkan tentang pergerakan-pergerakan baru rezim Zionis di Suriah selatan.
(last modified 2026-09-24T05:45:55+00:00 )
Sep 24, 2026 12:37 Asia/Jakarta
  • Tentara Israel
    Tentara Israel

Pars Today – Sumber-sumber Suriah melaporkan tentang pergerakan-pergerakan baru rezim Zionis di Suriah selatan.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang dikutip dari Al-Akhbariyah, sumber-sumber Suriah melaporkan tentang pergerakan-pergerakan baru rezim Zionis di Suriah selatan.

 

Personel militer Israel melanjutkan penetrasi mereka ke wilayah-wilayah pedesaan provinsi Quneitra; tindakan-tindakan yang dilakukan dalam kerangka eskalasi militer dan pelanggaran berkelanjutan terhadap kedaulatan Suriah dan disertai dengan penerapan pembatasan-pembatasan serta tindakan-tindakan terhadap warga Suriah.

 

Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah di situs webnya melaporkan bahwa sebuah patroli militer yang terkait dengan tentara rezim Zionis memasuki desa "Umm al-Azam" di pinggiran Quneitra dan mendirikan pos pemeriksaan militer sementara.

 

Pasukan patroli ini, menghentikan warga sipil dan pejalan kaki serta melakukan pemeriksaan dan pengendalian terhadap mereka yang menyebabkan peningkatan ketegangan dan kekhawatiran di kalangan penduduk wilayah tersebut.

 

Tindakan-tindakan ini dilakukan dalam kerangka penetrasi dan pergerakan militer berulang personel militer Israel di berbagai wilayah pinggiran Quneitra dan bersamaan dengan eskalasi pembatasan terhadap mobilitas warga dan pendirian pos-pos pemeriksaan lapangan.

 

Perlu dicatat bahwa rezim Zionis sejak jatuhnya rezim Suriah sebelumnya, telah melakukan serangan-serangan luas ke Suriah dan beberapa waktu lalu juga dengan dalih mendukung Druze, membombardir wilayah-wilayah di Damaskus.

 

Sejak jatuhnya rezim Bashar al-Assad, tentara rezim ini dengan melewati garis pemisah antara wilayah pendudukan Golan dengan Suriah, melanjutkan pendudukan wilayah-wilayah dekat Golan di provinsi Daraa dan Quneitra.

 

Kemarin al-Jolani dalam pidatonya di Majelis Umum PBB mengatakan: Israel tanpa ragu menyerang Suriah dan melakukan hampir 500 serangan udara dan artileri serta lebih dari 1.200 penetrasi darat. Dataran Tinggi Golan akan tetap menjadi wilayah Suriah. Kami menolak upaya-upaya Israel untuk memaksakan kebijakan fait accompli. Kami menolak upaya-upaya Israel untuk memaksakan kebijakan fait accompli di Dataran Tinggi Golan. (MF)