Rusia: Untuk Pulihkan Stabilitas, Suriah Perlu Gelar Pemilu
Parstoday - Kementerian Luar Negeri Rusia, mengumumkan, pemilihan umum dengan semua cara yang berarti, diperlukan untuk mewujudkan stabilitas di Suriah, tapi mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun.
Kemlu Rusia, Jumat (24/1/2025) mengatakan, tujuan akhirnya adalah penyelenggaraan pemilu serentak yang hasilnya diakui resmi oleh seluruh pihak. Tentunya ini bukan pekerjaan mudah, dan memakan waktu. Seperti kata pejabat Suriah, pemilu mungkin akan digelar beberapa tahun ke depan.
Kemlu Rusia, menambahkan, saat ini Suriah, berada pada masa transisi, dan kelompok berkuasa harus menjaga keamanan, hukum, dan ketertiban di negara ini, mengorganisir aktivitas struktural pemerintahan, dan mengontrol seluruh wilayah sebagai prioritas Damaskus.
Sejumlah media mengabarkan dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Suriah, terlibat bentrokan dengan anasir-anasir bersenjata kelompok Hayat Tahrir Al Sham, di beberapa wilayah negara ini.
Menurut keterangan Human Right Watch, HRW, anasir-anasir HTS, pimpinan Abu Muhammad Al Julani, dalam beberapa hari terakhir menyerang sejumlah desa Syiah di Provini Homs, dan mengeksekusi 10 orang, menangkap 15 orang, serta melukai 32 lainnya. (HS)