Iran Kecam Statemen Sekjen NATO
https://parstoday.ir/id/news/iran-i101064-iran_kecam_statemen_sekjen_nato
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Brussels mengeluarkan pernyataan keras yang mengecam statemen anti-Iran Jens Stoltenberg, Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri rezim Zionis Israel.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jul 13, 2021 06:09 Asia/Jakarta
  • Sekjen NATO
    Sekjen NATO

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Brussels mengeluarkan pernyataan keras yang mengecam statemen anti-Iran Jens Stoltenberg, Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri rezim Zionis Israel.

Kedutaan besar Republik Islam Iran Senin (12/'7/2021) malam menyebut pernyataan Sekretaris Jenderal NATO mengenai Iran menyesatkan, tidak bertanggung jawab dan mendistorsi fakta.

"Iran adalah pihak penandatangan sekaligus menjalankan sepenuhnya Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan Konvensi Senjata Biologis," kata pernyataan resmi yang dikeluarkan kedutaan besar Iran di Brussels. 

Sebaliknya, Kedutaan Besar Republik Islam Iran mempertanyakan dukungan pejabat tinggi NATO terhadap Israel dengan menegaskan, "Berdiri dengan perwakilan rezim yang melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia, dan pihak yang menertawakan traktat non-proliferasi nuklir dan mekanisme perlucutan senjata adalah ironi getir,".

Israel saat ini adalah satu-satunya rezim pemegang senjata nuklir di kawasan Asia Barat, tapi menolak menandatangani Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dengan dukungan Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Berdasarkan berbagai laporan, rezim Zionis memiliki sekitar 300 hulu ledak nuklir yang bisa menghancurkan dunia.

Pada hari Senin, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengulangi tuduhannya terhadap Iran selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid di Brussels.

Dalam pernyataan tak berdasar dan konyol, Stoltenberg menuduh Iran gagal memenuhi kewajibannya terhadap NPT dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.

Pernyataan tak berdasar Sekretaris Jenderal NATO terhadap Iran mengemuka di saat Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah berulang kali menekankan komitmen Tehran terhadap IAEA dan status damai dari kegiatan nuklir Iran.(PH)