Ini Tujuan yang Ingin Dicapai Iran dalam Pembicaraan Wina
https://parstoday.ir/id/news/iran-i108832-ini_tujuan_yang_ingin_dicapai_iran_dalam_pembicaraan_wina
Negosiator senior Iran dan wakil menteri luar negeri untuk urusan politik, mengatakan Iran sedang mencari jaminan praktis bahwa perjanjian internasional tidak akan dilanggar lagi oleh Amerika Serikat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 13, 2021 08:03 Asia/Jakarta
  • Pertemuan Ali Bagheri Kani dengan Wakil Menteri Luar Negeri Spanyol, Angeles Moreno Bau di Madrid.
    Pertemuan Ali Bagheri Kani dengan Wakil Menteri Luar Negeri Spanyol, Angeles Moreno Bau di Madrid.

Negosiator senior Iran dan wakil menteri luar negeri untuk urusan politik, mengatakan Iran sedang mencari jaminan praktis bahwa perjanjian internasional tidak akan dilanggar lagi oleh Amerika Serikat.

Hal itu ditekankan oleh Ali Bagheri Kani dalam wawancaranya dengan Press TV, Jumat (12/11/2021).

"Tujuan utama dari negosiasi yang akan datang antara Iran dan pihak-pihak yang tersisa dalam perjanjian nuklir 2015 di Wina adalah untuk menghapus semua sanksi yang dijatuhkan oleh AS," tegas Bagheri Kani.

Dia menjelaskan apa yang dilakukan AS tidak hanya melanggar perjanjian nuklir JCPOA, tetapi juga resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

"Dengan menarik diri dari JCPOA, melanggar resolusi Dewan Keamanan, dan menjatuhkan sanksi terhadap Iran, AS tidak hanya membuat Republik Islam rugi, tetapi juga merugikan pihak lain dalam perjanjian karena mereka punya transaksi bisnis dan kontrak dengan Iran," kata Bagheri Kani.

Dia juga memuji pembicaraannya baru-baru ini dengan para pejabat dari Prancis, Jerman, dan Inggris.

"Pembicaraan itu jelas dan konstruktif. Kami bertukar pandangan tentang kerangka kerja untuk pembicaraan yang akan datang dengan cara yang jelas dan transparan," tegasnya.

Bagheri Kani tiba di Madrid pada hari Jumat untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Spanyol. Sebelum ini, ia telah berkunjung ke Prancis, Jerman, dan Inggris untuk penjajakan.

Putaran baru pembicaraan Wina dijadwalkan berlangsung pada 29 November mendatang di ibu kota Austria. (RM)