Baharvand: Barat Bersikap Agresif dalam Perundingan Wina
-
Mohsen Baharvand.
Duta Besar Iran untuk Inggris, Mohsen Baharvand mengatakan negara-negara Barat dalam perundingan Wina mengejar kebijakan agresif yang tidak bersahabat lewat media, yang penuh dengan prasangka, ancaman, sikap berlebihan, dan menyalahkan Tehran.
Baharvand dalam postingan di akun Instagram-nya pada Rabu (22/12/2021) malam, menulis, "Tentu ini adalah cara mereka berinteraksi dengan negara-negara di luar mereka. Ketika kita tidak berunding dengan Barat, mereka akan menggunakan semua sarana dan dengan munafik menampilkan dirinya sebagai pendukung dialog dan interaksi."
"Sebelum kami setuju untuk berunding dengan sabar, mereka mulai menunjukkan perilaku semacam mengemis. Namun, setelah kami duduk di meja perundingan, mereka tidak memberikan hak kepada pihak lain dan mengambil sikap agresif," tambahnya seperti dilaporkan Iran Press.
Dubes Iran untuk Inggris ini mencatat bahwa sebagian media besar dan media arus utama internasional sengaja menyertai mereka (negara-negara Barat) dalam permainan yang tidak adil ini.
"Harus diakui bahwa mereka punya keterampilan yang baik dalam permainan standar ganda dan munafik ini, tetapi setelah bertahun-tahun bangsa Iran menghadapi penindasan dan tekanan politik dan ekonomi, hal ini (permainan) menjadi sederhana bagi kami," jelasnya.
Baharvand menegaskan bahwa tidak seorang pun yang harus merasa diintimidasi dan bersikap pasif atau melupakan kepentingan nasional Iran. (RM)