Amir-Abdollahian: Iran Pusat Diplomasi Dinamis
-
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian Senin (18/7/2022) malam di akun Twitternya seraya menyinggung pertemuan mendatang pemimpin Iran, Turki dan Rusia di Tehran mengingatkan, Republik Islam pusat diplomasi dinamis.
Pertemuan ketujuh Astana akan digelar Selasa (19/7/2022) dengan dihadiri presiden Iran, Rusia dan Turki di Tehran.
Menurut laporan Iran Press, menlu Iran di akun Twitternya mengisyaratkan penyelenggaraan pertemuan tingkat pemimpin negara ketujuh Astana di Tehran dan menambahkan, pertemuan mendatang para presiden Iran, Rusia dan Turki di Tehran merupakan peluang untuk memperkokoh hubungan, mengembangkan kerja sama ekonomi fokus pada keamanan regional dengan mengedepakan solusi politik dan menolak kekerasan (perang) serta menjamin ketahanan pangan.
Amir-Abdollahian juga mengatakan pemulangan pengungsi Suriah ke rumah dan kota mereka serta bantuan untuk perdamaian, stabilitas dan keamanan di Suriah termasuk isu yang akan dibahas di pertemuan pemimpin ketiga negara ini di Tehran.
Perundingan Astana dimulai sejak Januari 2017 atas prakarsa Iran dan kerja sama Rusia dan Turki untuk menerapkan perdamaian di Suriah.
Iran, Turki dan Rusia sebagai negara-negara penjamin Perundingan Astana, berusaha untuk menyelesaikan krisis Suriah.
Krisis di Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serangan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah perimbangan kawasan demi keuntungan Rezim Zionis Israel. (MF)