Israel Musuh Islam, Jangan Bangun Hubungan
Penasihat menteri luar negeri Iran, mengatakan poros muqawama di Palestina, Lebanon dan kawasan, memainkan peran yang paling menentukan dalam membantu stabilitas dan keamanan regional.
Hossein Amir Abdollahian, seperti dikutip kantor berita IRIB, Rabu (29/6/2016), menambahkan Hari Quds Sedunia merupakan manifestasi dari titik puncak perlawanan.
"Transformasi lima tahun terakhir di Timur Tengah dan manuver rezim Zionis Israel dan teroris takfiri untuk menghancurkan negara-negara regional, meskipun poros muqawama harus menanggung biaya besar, namun pada akhirnya posisi mereka akan lebih menonjol dan lebih kuat dari sebelumnya," terangnya.
Menurut pakar isu-isu strategis ini, Hizbullah Lebanon dengan membantu rakyat, militer dan pemerintah Suriah, tidak membiarkan para teroris menentukan masa depan Suriah dan merealisasikan ambisi-ambisi ilegal rezim Zionis.
"Zionis adalah musuh negara-negara Islam dan keliru jika membangun hubungan dengan Tel Aviv. Beberapa negara memiliki hubungan terselubung dengan Israel dan pada akhirnya mereka sendiri menjadi korban kesalahan strategis," kata Amir Abdollahian.
Saat ini, lanjutnya, teroris takfiri dan rezim Zionis adalah ibarat dua mata gunting dan mengabdi untuk sistem hegemoni.
Ia menegaskan bahwa Iran akan menyediakan dukungan kuat untuk kelanjutan poros muqawama dan menilai hal ini sebagai perkara penting untuk perdamaian, stabilits dan keamanan regional serta perlawanan terhadap ambisi terorisme dan Zionisme. (RM)