Dewan Keamanan Nasional Iran: Kerusuhan Terbaru Tewaskan 200 Orang
https://parstoday.ir/id/news/iran-i134708-dewan_keamanan_nasional_iran_kerusuhan_terbaru_tewaskan_200_orang
Dewan Keamanan Nasional Iran menyinggung perang hibrida yang dilancarkan musuh terhadap Republik Islam Iran dan mengumumkan, kerusuhan-kerusuhan terbaru di negara ini sampai sekarang telah menyebabkan sekitar 200 orang meninggal dunia.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Des 03, 2022 19:30 Asia/Jakarta
  • Dewan Keamanan Nasional, Kementerian Dalam Negeri Iran
    Dewan Keamanan Nasional, Kementerian Dalam Negeri Iran

Dewan Keamanan Nasional Iran menyinggung perang hibrida yang dilancarkan musuh terhadap Republik Islam Iran dan mengumumkan, kerusuhan-kerusuhan terbaru di negara ini sampai sekarang telah menyebabkan sekitar 200 orang meninggal dunia.

Dewan Keamanan Nasional Iran, Sabtu (3/12/2022) mengabarkan, "Di saat Iran berada pada situasi politik yang stabil, berusaha menggagalkan sanski, dan mencapai stabilitas ekonomi pasca-proyek besar mengarahkan distribusi mata uang asing bersubsidi, dan saat pemerintah berusaha mencerabut akar ketidakpuasan sosial-ekonomi di bidang perumahan, lapangan pekerjaan, masyarakat pinggiran, gangguan sosial dan selainnya yang dipicu kebijakan-kebijakan pembangunan keliru yang sudah ada sejak beberapa dekade lalu, musuh yang berputus asa atas strategi tekanan maksimum, melancarkan perang hibrida terhadap Iran."

Ditambahkannya, "Apa yang disaksikan masyarakat hari ini bukanlah demonstrasi tapi destruksi, kekerasan dan kekacauan oleh segelintir perusuh yang membuka jalan bagi kelompok-kelompok separatis, dan terorisme Daesh, untuk memanfaatkan situasi guna melancarkan serangan terhadap warga tidak bersalah dan tertindas."

Dewan Keamanan Nasional Iran menjelaskan, "Serangan langsung ke pusat-pusat keamanan, militer dan kepolisian, merekayasa pembunuhan di tengah kerumunan demonstran, merusak pusat-pusat kesehatan dan ambulans, dan melakukukan perusakan luas terhadap fasilitas publik seperti gedung Wali Kota, kendaraan pemadam kebakaran, masjid, bank, dan aset pribadi warga, merupakan aksi terencana musuh."

"Akibat dari seluruh kerusuhan yang terjadi baru-baru ini di Iran, sampai saat ini sekitar 200 orang meninggal dunia, dan mereka dapat dikategorikan ke beberapa kelompok, yaitu syuhada keamanan (polisi, Basij dan IRGC), syuhada sipil yang gugur dalam aksi teror, warga tak bersalah khususnya korban rekayasa pembunuhan kelompok perusuh, masyarakat biasa yang meninggal di tengah kekacauan, para pelaku kerusuhan dan anasir bersenjata anti-Revolusi anggota kelompok separatis," paparnya.

Dewan Keamanan Nasional Iran menegaskan bahwa keamanan warga tidak akan pernah bisa ditawar sampai kapan pun, dan terkait masalah ini tidak ada toleransi.

"Instansi keamanan dan kepolisian Iran dengan seluruh kekuatan dan tekad kuat, tidak akan membiarkan segelintir perusuh yang dibantu dinas-dinas intelijen asing, mengancam keamanan masyarakat lebih dari sekarang, maka dari itu segala bentuk gangguan dalam ketertiban masyarakat dan unjuk rasa tak berizin di semua level dan tempat, akan ditindak tegas tanpa toleransi," pungkasnya. (HS)