Amirabdollahian: Pawai Arbain, Simbol Perjuangan Melawan Penindasan
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein AmirAbdollahian menyatakan bahwa Pawai Arbain adalah simbol perjuangan melawan penindasan dan seruan kebebasan serta contoh perjuangan tanpa akhir untuk mencapai keadilan di dunia.
Menlu Iran, Hossein Amirabdollahian dalam sebuah pesan yang diterbitkan di surat kabar Irak Al-Zora dan Al-Sabah hari Senin (28/8/2023) mengatakan,"Pawai Arbain kesyahidan Imam Hussein sebagai salah satu pertemuan terbesar manusia di dunia. Inilah gerakan besar dan mulia, yang berakar dari jutaan Muslim di seluruh penjuru dunia dengan keragaman bangsa, warna kulit, dan bahasa yang berkumpul setiap tahunnya,".
"Keimanan terhadap ketuhanan, etika, keadilan, pembelaan terhadap kaum tertindas di dunia, kedekatan negara-negara Islam dan perlawanan terhadap sistem dominasi, serta perwujudan persatuan umat Islam, merupakan salah satu indikator peradaban Islam modern yang menjadi unsur dasar pawai Arbain," ujar Amirabdollahian.
Ia juga menilai peringatan Arbain sebagai contoh sukses kebijakan bertetangga yang baik antara Iran dan Irak.
Amirabdollahian juga menyinggung aspek kesukarelaan dan pengorbanan menjadi ciri luar biasa lainnya dari prosesi Arbain.
"Prosesi Arbain telah mampu menunjukkan dengan baik mengenai seluruh aspek kemanusiaan dari sebuah peristiwa sosial di tingkat dunia, dan faktor inilah yang menjadikan Arbain sebagai sebuah perwujudan hubungan persahabatan dan kedua negara Iran dan Irak menjadi saudara," papar Abdollahian.
Menlu Iran juga menilai Arbain Imam Hussein memberikan lingkungan yang mendukung bagi peziarah untuk mengenali budaya bangsa dan mazhab-mazhab Islam lainnya.(PH)