Kemlu Iran: Serangan Rezim Zionis terhadap Qatar Langgar Prinsip-Prinsip Piagam PBB
Menanggapi serangan rezim Zionis terhadap teritorial Qatar dan pejabat Hamas, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tindakan ini sebagai kelanjutan kejahatan rezim Zionis dan pelanggaran aturan internasional.
Tehran, Pars Today- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei hari Selasa menanggapi serangan rezim Zionis terhadap Qatar dan pejabat Hamas, dengan mengatakan,"Serangan ini merupakan tindakan yang sangat berbahaya dan kriminal, pelanggaran berat terhadap semua hukum dan peraturan internasional, kedaulatan nasional, dan integritas wilayah Qatar, serta serangan terhadap negosiator Palestina."
Ismail Baghai menambahkan,"Tindakan rezim Zionis ini merupakan kelanjutan dari kejahatan, sangat berbahaya, dan pelanggaran terhadap prinsip, tujuan, dan aturan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa."
Menteri Luar Negeri Iran menekankan,"Masalah ini seharusnya membuat negara-negara di kawasan dan seluruh komunitas internasional lebih waspada dari sebelumnya dan menjadi peringatan tentang bahaya ketidakpedulian komunitas internasional yang berkelanjutan terhadap agresi dan pelanggaran hukum yang dilakukan rezim Zionis di Palestina yang diduduki dan kawasan Asia Barat."
Pada Selasa sore, rezim Israel menargetkan anggota tim negosiasi Hamas di Doha, ibu kota Qatar, dengan serangan teroris.
Menurut laporan, 12 ledakan dahsyat terjadi dalam operasi pembunuhan ini, yang dilakukan dengan menggunakan jet tempur tentara Israel.
Laporan awal menunjukkan bahwa Khalil al-Hayyah, seorang pejabat senior Hamas, gugur.
Sementara itu, media Israel juga mengklaim bahwa diperkirakan tujuh pejabat senior Hamas menjadi sasaran dalam serangan di Doha.
Sejumlah sumber menyebut serangan teroris rezim Israel di Doha mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat. Radio militer Israel mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah memberikan lampu hijau kepada Israel untuk melakukan operasi pembunuhan di Doha.(PH)