Inisiatif Baru Iran untuk Menyelesaikan Proyek-Proyek terkait Koridor
https://parstoday.ir/id/news/iran-i182366-inisiatif_baru_iran_untuk_menyelesaikan_proyek_proyek_terkait_koridor
Pars Today – Menteri Jalan dan Pembangunan Perkotaan Republik Islam Iran menegaskan: Penyelesaian koridor-koridor tengah diupayakan dengan sungguh-sungguh.
(last modified 2025-12-16T10:52:52+00:00 )
Des 16, 2025 17:44 Asia/Jakarta
  • Inisiatif Baru Iran untuk Menyelesaikan Proyek-Proyek terkait Koridor

Pars Today – Menteri Jalan dan Pembangunan Perkotaan Republik Islam Iran menegaskan: Penyelesaian koridor-koridor tengah diupayakan dengan sungguh-sungguh.

Farzaneh Sadegh, menteri jalan dan pembangunan perkotaan Iran mengisyaratkan diplomasi transportasi dan diplomasi ekonomi antara Iran dan negara-negara tetangga, serta mengatakan: Iran adalah negara yang mudah diakses, murah, dan aman dengan lokasi geografis yang istimewa, tetapi ini bukan alasan untuk tidak melanjutkan penyelesaian koridor kita.

 

Menteri Jalan dan Pembangunan Perkotaan Iran menambahkan: Dalam pertemuan bersama dengan para pelaku ekonomi dan perdagangan dari negara-negara tetangga, salah satu tuntutan terpenting sektor swasta untuk menjamin dan meningkatkan interaksi dagang adalah penyelesaian koridor-koridor transportasi.

 

Selain itu, Sadegh menegaskan: Dalam kaitan ini, beberapa pekerjaan telah kami mulai, yang pertama adalah penyambungan jalur rel Chabahar–Zahedan hingga akhir tahun; sebuah proyek yang sedang diikuti oleh semua negara sekitar dan negara-negara di sekitarnya.

 

Menteri Jalan dan Pembangunan Perkotaan juga mengatakan: Pihak Pakistan sedang mengupayakan kembali pengaktifan jalur kereta barang dari Iran ke Turki, dan pihak Tiongkok mengakui bahwa pengangkutan barang melalui jalur rel dari Iran ke Turki memangkas waktu pengiriman barang sekitar 12 hari.

 

Peningkatan Peran Astrakhan dalam Mengubah Koridor Utara–Selatan menjadi Poros Transportasi Eurasia

 

Forum Internasional Ketiga “Koridor Transportasi Utara–Selatan” di Astrakhan, Rusia, berakhir dengan penekanan pada pengembangan jalur perdagangan menuju Asia dan Afrika.

 

Forum Internasional Ketiga bertajuk “Koridor Transportasi Utara–Selatan: Prospek Baru” diadakan di Astrakhan dengan diikuti lebih dari 400 peserta dari Rusia, Iran, India, Kazakhstan, Turkmenistan, Tanzania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Ethiopia, dan sejumlah negara lain, baik secara langsung maupun daring. Dalam pertemuan ini, topik utama pembahasan adalah pengembangan Koridor Utara–Selatan sebagai jalur kunci bagi Rusia untuk mengakses pasar Asia Barat, Afrika Timur, dan Asia.

 

Selain itu, pada penutupan forum diumumkan bahwa sebuah dokumen berisi usulan praktis untuk pengembangan koridor ini akan disusun, dan acara berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

 

Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan dibentuk pada tahun 2000 dengan partisipasi Rusia, Iran, dan India, dan saat ini merupakan jalur multiguna yang menghubungkan negara-negara CIS dengan Asia Barat, Asia Selatan, dan Afrika Timur. (MF)