Baghaei: AS Ingin Hidupkan Ide Fasis Sebelum Perang Dunia II
-
Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kemenlu Iran
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menanggapi pernyataan Lindsey Graham, Senator Partai Republik dan Steve Bannon, mantan penasihat Trump, dalam mengajukan referensi historis untuk membenarkan perang, dengan mengatakan, “Referensi historis ini secara nyata mirip dengan pemikiran Nazi dan Fasis.”
Menurut laporan Pars Today, Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kemenlu Iran dalam sebuah pesan di media sosial menulis, “Adolf Hitler, dengan mengacu pada konsep ‘ruang hidup’ dan memuji Kekaisaran Romawi, membenarkan serangan terhadap negara-negara lain. Mussolini juga menggunakan kemuliaan Kekaisaran Romawi untuk membenarkan agresinya di Afrika Utara.”
Jubir Kemenlu Iran mengingatkan, “Meskipun Amerika tidak memiliki kekaisaran kuno, tetapi sekarang mengklaim mewakili Barat dan menggunakan sejarah Eropa untuk membenarkan agresi militer brutalnya terhadap bangsa Iran…”
Baghaei menambahkan, “…pada kenyataannya, Amerika berusaha menghidupkan kembali pemikiran fasis yang berbahaya dari sebelum Perang Dunia II dan menghancurkan semua nilai hukum internasional dan hak asasi manusia yang diklaim Barat untuk dipertahankannya.”(sl)