Nikzad: Selat Hormuz Tak Akan Terbuka Lewat Operasi Militer
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189782-nikzad_selat_hormuz_tak_akan_terbuka_lewat_operasi_militer
Pars Today - Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran menegaskan bahwa perang terkini membuktikan kemenangan diraih oleh kemauan rakyat, bukan sekadar peralatan modern. Ia juga menekankan, "Selat Hormuz tidak akan dibuka melalui operasi militer."
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
May 10, 2026 17:30 Asia/Jakarta
  • Ali Nikzad, Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran
    Ali Nikzad, Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran

Pars Today - Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran menegaskan bahwa perang terkini membuktikan kemenangan diraih oleh kemauan rakyat, bukan sekadar peralatan modern. Ia juga menekankan, "Selat Hormuz tidak akan dibuka melalui operasi militer."

Dilansir Pars Today, 10 Mei 2026, Ali Nikzad, Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran, seraya mengapresiasi angkatan bersenjata serta seluruh pejuang militer dan keamanan Iran yang merupakan pilar tangguh untuk menghancurkan musuh, menyatakan, "Hari ini, berkat perjuangan mereka, babak baru dalam sejarah bangsa Iran telah dimulai. Sistem Islam yang mulia telah menyeret Amerika yang mengklaim diri sebagai kekuatan super, rezim Zionis yang merebut, serta para pengikut pro-Amerika di kawasan ke dalam kekalahan strategis dan rawa yang membingungkan."

Nikzad menambahkan, "Amerika yang ia sebut 'jahat' itu, dengan kesalahan kalkulasi, mengira dapat menelan Iran. Namun, mereka justru berhadapan dengan tembok besar bernama rakyat Iran dan menerima tamparan keras."

Ia menyatakan, "Kini, presiden Amerika yang ia sebut 'terkutuk' serta 'anjing gila' kawasan mereka terjebak dalam kebuntuan. Mereka tidak dapat memanfaatkan jalan keluar apa pun kecuali dengan menyerah pada kemauan rakyat Iran yang besar."

Nikzad juga menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran dalam perang ini telah menutupi kekurangan sistem pendidikan dan pelatihan Amerika Serikat, seraya "memberikan beberapa pelajaran sejarah dan geografi" agar mereka paham bahwa warisan peradaban ribuan tahun serta pengikut mazhab Husaini tidak dapat ditundukkan dengan bom dan rudal.

"Mereka harus membaca sejarah bangsa ini dan sekali lagi mengenal geografi kawasan agar menerima kekalahan mereka sendiri," tegasnya.

Nikzad, seraya menekankan bahwa tatanan kekuatan baru telah terbentuk dan dunia harus menerima keberadaan kekuatan global yang tidak akan tunduk pada tekanan apa pun, menjelaskan, "Selat Hormuz, berkat keluhuran rakyat Iran, telah digunakan oleh Anda selama bertahun-tahun. Andalah yang memicu konflik, dan kini Anda harus beradaptasi dengan tatanan baru di jalur air strategis ini. Selat ini tidak akan dibuka melalui operasi militer."(Sail)