Fotros: Drone Terbesar Iran dengan Jangkauan 2.000 Km
-
Drone terbesar Iran Fotros
Pars Today - Perkembangan drone Iran dalam tiga dekade terakhir selalu mencuri perhatian. Drone buatan Iran, khususnya dalam satu dekade ini, telah membuktikan nilai strategisnya di medan pertempuran regional, baik untuk pengawasan, pengintaian, penargetan, koreksi tembakan darat, maupun operasi ofensif.
Melansir Pars Today, 20 Mei 2026, kemampuan drone Republik Islam Iran dalam beberapa tahun terakhir mengalami lompatan signifikan, berkat fokus pada kuantitas dan kualitas pesawat tanpa awak tempur, serta integrasi bom dan rudal presisi berpandu. Bahkan, lembaga kajian Barat kini menempatkan Iran sebagai salah satu dari lima negara teratas dunia dalam bidang drone tempur.
Salah satu pencapaian penting dalam ekosistem drone besar dan berjangkauan jauh Iran adalah Fotros.
Profil Singkat Drone Fotros
Pengembang: Aviation Industries Organization, Kementerian Pertahanan Iran
Diluncurkan: 17 November 2013 (26 Aban 1392) di Isfahan
Peran: Pengintaian dan tempur (ISR + strike)
Panjang: 9 meter
Lebar sayap: 16 meter
Kapasitas bahan bakar: 350 kg (dapat ditingkatkan hingga 450 kg)
Daya tahan terbang: 16–30 jam (tergantung misi dan muatan)
Jangkauan operasional: 1.700–2.000 km
Jangkauan ferry: ~4.000 km
Kecepatan: 150–250 km/jam
Ketinggian maksimum: 25.000 kaki (~7.620 meter)
Titik keras senjata: 4 hardpoint untuk rudal udara-ke-permukaan & antizirah
Navigasi: GPS/INS internal, autopilot, perencanaan rute otomatis
Linimasa Pengembangan & Operasional
November 2013:
- Fotros diresmikan di Isfahan
- Menteri Pertahanan saat itu, Brigjen Dehghan, dan Wakilnya, Brigjen Hatami
- Status: Drone pengintaian-tempur terbesar Iran saat itu
April 2019
- Komandan Unit Drone Angkatan Darat Korps Garda Revolusi mengumumkan: "Fotros akan segera dioperasikan setelah parameter teknis finalisasi"
Agustus 2020 (Hari Industri Pertahanan)
- Fotros varian baru dipamerkan di Iran Aircraft Manufacturing Industries (HESA), Isfahan
- Dikonfirmasi: Angkatan Darat Korps Garda Revolusi adalah operator resmi pertama
- Peningkatan signifikan:
Landing gear: dari fixed ke retractable → kurangi drag, tingkatkan efisiensi mesin
Daya tembak: dari 2 rudal Qaem-114 → 6 titik muatan (kombinasi bom Qaem + rudal antizirah Top Attack)
Fleksibilitas taktis: mampu menghadapi beragam target dengan satu platform
Kapabilitas Operasional Fotros
Misi Pengintaian & Pemantauan
- Pengawasan perbatasan laut dan darat
- Monitoring pipa minyak & infrastruktur komunikasi
- Pengendalian lalu lintas jalan raya
- Pemantauan daerah bencana (gempa, kebakaran, banjir)
- Pengawasan lingkungan & konservasi alam
- Transmisi foto/video resolusi tinggi secara real-time
Misi Tempur & Strategis
- Deteksi dini pergerakan kapal permukaan & bawah permukaan di perairan internasional
- Peringatan dini formasi armada musuh
- Dukungan intelijen untuk gugus tugas Angkatan Laut Iran di Samudra Hindia
- Serangan presisi menggunakan bom Qaem (pandu optik) & rudal anti-zirah Top Attack
Sistem & Teknologi Pendukung
- Kamera & sensor udara dengan transmisi real-time ke stasiun darat
- Penyimpanan data onboard untuk analisis pasca-misi
- Perencanaan rute otomatis (waypoint programming)
- Integrasi autopilot & navigasi internal GPS/INS
- Telemetri berkelanjutan selama misi
Perbandingan Singkat: Fotros vs. MQ-1 Predator (AS)
Daya tahan terbang: Untuk Fotros 16–30 jam (fleksibel), sementara MQ-1 Predator ~24 jam (standar).
Fleksibilitas muatan: Untuk Fotros adalah 4 hardpoint dengan kombinasi bom + rudal anti-zirah, sementara MQ-1 Predator terbatas pada Hellfire + sensor.
Navigasi: Fotros Iran dilengkapi GPS/INS internal + otonomi, sementara MQ-1 Predator tergantung link data eksternal.
Kemandirian operasional: Fotros dirancang untuk operasi regional tanpa dukungan eksternal intensif, dan MQ-1 Predator membutuhkan infrastruktur C4ISR kompleks.
Catatan:
"Perbandingan ini bukan untuk menyatakan 'lebih unggul', tetapi untuk menempatkan Fotros dalam konteks kemampuan global."(Sail)