Rezaeian Cetak Rekor, Iran Tahan Imbang Mesir 1-1
-
Tim MelliIran imbang dengan tim Mesir
Pars Today - Pertandingan antara tim nasional sepak bola Iran dan Mesir di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1.
Melansir IRNA, 27 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa pertandingan antara Iran dan Mesir, yang berlangsung pada hari Minggu (27/6) pukul 06:30 pagi waktu Tehran dalam Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen Field, Seattle, AS, dengan wasit Szymon Marciniak dari Polandia, berakhir dengan skor imbang 1-1.
Pada menit ke-4, dalam serangan serius pertama Mesir ke gawang Iran, Mahmoud Saber berhasil mencetak gol pertama, membuat Mesir unggul atas Iran.
Pada menit ke-14, serangan Iran ke gawang Mesir, dan tembakan berbahaya Milad Mohammadi berhasil digagalkan oleh kiper Mesir. Namun, Ramin Rezaeian berhasil mencetak gol dari sudut sempit, menyamakan kedudukan.
Di akhir pertandingan grup ini, Belgia lolos sebagai juara grup dengan 5 poin dan selisih gol +3, sedangkan Mesir lolos sebagai runner-up dengan 5 poin dan selisih gol +2. Tim Melli Iran, dengan 3 poin dan selisih gol 0, masih harus menunggu hasil pertandingan fase grup lainnya untuk lolos.
Ramin Rezaeian, yang mencetak satu-satunya gol Iran, dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Rezaeian juga meraih penghargaan pemain terbaik dalam pertandingan melawan Selandia Baru.
Dengan golnya melawan Mesir di Piala Dunia, Rezaeian juga menjadi top skor sepanjang masa Iran dalam sejarah turnamen ini.
Ramin Rezaeian adalah pahlawan baru sepak bola Iran. Dengan 3 gol di Piala Dunia (vs Wales, Selandia Baru, dan Mesir), ia telah mengukir namanya dalam sejarah sebagai top skor sepanjang masa Iran di Piala Dunia. Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi seorang bek kanan.
Iran sekarang harus menunggu hasil pertandingan grup lainnya untuk mengetahui apakah mereka lolos ke babak 16 besar. Dengan 3 poin, peluang mereka cukup besar, terutama jika hasil di grup lain menguntungkan mereka. Namun, ketidakpastian ini adalah bagian dari drama Piala Dunia.
Meskipun Iran kebobolan lebih dulu di menit ke-4, mereka berhasil bangkit dan bermain imbang. Ini menunjukkan karakter juang yang kuat, yang akan sangat penting jika mereka lolos ke babak gugur.
Meskipun Iran bermain imbang, mereka kebobolan lebih dulu lagi, sebuah pola yang berbahaya. Di babak gugur, kebobolan lebih dulu bisa berakibat fatal. Ghalenoei harus memperbaiki masalah konsentrasi di awal pertandingan jika mereka ingin melangkah lebih jauh.(Sail)