Iran Dorong Pengembangkan Kerja Sama Teknologi Tanaman obat Negara-Negara Muslim
Markas Pengembangan Sains dan Teknologi Tanaman Obat dan Pengobatan Tradisional dari Wakil Presiden Bidang Sains dan Teknologi Iran menanndatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Jaringan Nanoteknologi Dunia Islam untuk mengembangkan kerja sama ilmiah dan teknologi pengobatan dan produk herbal serta alami negara- negara Muslim.
Menurut Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB, Markas Pengembangan Sains dan Teknologi Tanaman Obat dan Pengobatan Tradisional dari Wakil Presiden Bidang Sains dan Teknologi Iran dan Jaringan Nanoteknologi Dunia Islam (INN), melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, menekankan pemanfaatan kapasitas bersama negara-negara Islam untuk mengembangkan kerja sama ilmiah, penelitian, dan teknologi di bidang tanaman obat, pengobatan Iran, serta produk tradisional, herbal, dan alami.
Kerja sama ini bertujuan menciptakan dan memperkuat jejaring para pelaku yang berpengaruh di tingkat internasional, mengidentifikasi dan memanfaatkan kapasitas para ahli dan perusahaan berbasis pengetahuan, memfasilitasi hubungan antara pusat-pusat ilmiah dan penelitian, serta menyediakan landasan bagi pelaksanaan proyek dan penelitian bersama. Produksi dan pertukaran konten pendidikan dan ilmiah serta pemanfaatan kapasitas khusus negara-negara anggota jejaring ilmiah dunia Islam juga menjadi salah satu bidang yang direncanakan dalam kerja sama ini.
Salah satu poin penting dalam nota kesepahaman ini adalah pemanfaatan kapasitas Komite Kerja Sama Sains dan Teknologi Organisasi Kerja Sama Islam (COMSTECH); sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan kerja sama ilmiah dan teknologi antara negara-negara Islam, transfer teknologi, penguatan hubungan antara universitas dan pusat penelitian, serta fasilitasi pelaksanaan program bersama, yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperluas interaksi internasional di bidang tanaman obat dan pengobatan Iran.
Berdasarkan kerja sama ini, Jaringan Nanoteknologi Dunia Islam juga akan berperan dalam memfasilitasi hubungan antara kapasitas dalam negeri dengan jejaring ilmiah dan teknologi internasional. Kapasitas ini dapat membantu mengidentifikasi mitra ilmiah dan teknologi di negara-negara Islam, menciptakan jalur kerja sama antara perusahaan berbasis pengetahuan dan pusat penelitian, merumuskan proyek bersama, serta memfasilitasi kehadiran produk dan teknologi Iran di tingkat internasional.