Baghaei: Para Agresor Bergantung pada Setiap Puing Kebohongan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i198178-baghaei_para_agresor_bergantung_pada_setiap_puing_kebohongan
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran tentang sejarah operasi "bendera palsu" Amerika dan rezim Zionis dalam tujuh dekade terakhir, menegaskan, "Para agresor dalam situasi di mana tidak ada jalan untuk membenarkan agresi militer mereka, bergantung pada setiap puing dari jenis kebohongan."
(last modified 2026-10-08T06:08:34+00:00 )
Okt 08, 2026 12:56 Asia/Jakarta
  • Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran
    Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran tentang sejarah operasi "bendera palsu" Amerika dan rezim Zionis dalam tujuh dekade terakhir, menegaskan, "Para agresor dalam situasi di mana tidak ada jalan untuk membenarkan agresi militer mereka, bergantung pada setiap puing dari jenis kebohongan."

Melansir Pars Today yang mengutip IRIB, Kamis, 08 Oktober 2026, Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran dengan menerbitkan video pendek tentang sejarah operasi bendera palsu Amerika dan rezim Zionis dalam 7 dekade terakhir dalam sebuah pesan menulis, "Bendera palsu adalah taktik lama: pertama ciptakan adegan, kemudian arahkan jari tuduhan ke pihak lain, dan terakhir nikmati hasilnya."

Ia menambahkan, "Dalam situasi di mana opini publik Amerika dan dunia telah muak dengan perang ilegal dan agresif terhadap Iran, dan para agresor tidak memiliki jalan untuk membenarkan agresi militernya, mereka seperti "orang tenggelam yang berpegang pada setiap rumput kering" (orang yang sedang tenggelam berpegang pada setiap tanaman kering untuk menyelamatkan dirinya) untuk menyelamatkan diri bergantung pada setiap puing dari jenis kebohongan.

"Esmaeil Baghaei, Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, dalam pesan yang disertai video pendek tentang sejarah operasi "bendera palsu" Amerika dan rezim Zionis dalam 7 dekade terakhir, menulis, 'Bendera palsu adalah taktik lama: pertama ciptakan adegan, kemudian arahkan jari tuduhan ke pihak lain, dan terakhir nikmati hasilnya.'"(Sail)