Soal Tragedi Mina, Iran Gugat Putera Mahkota Saudi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i19843-soal_tragedi_mina_iran_gugat_putera_mahkota_saudi
Juru bicara kementerian luar negeri Iran menyatakan, putera mahkota Arab Saudi harus meminta maaf dan mempertanggungjawabkan kasus tragedi Mina tahun lalu.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Sep 07, 2016 06:02 Asia/Jakarta
  • Soal Tragedi Mina, Iran Gugat Putera Mahkota Saudi

Juru bicara kementerian luar negeri Iran menyatakan, putera mahkota Arab Saudi harus meminta maaf dan mempertanggungjawabkan kasus tragedi Mina tahun lalu.

Statemen tersebut disampaikan Bahram Ghasemi, juru bicara kemenlu Iran hari Selasa (6/9) sebagai reaksi atas pernyataan terbaru putera mahkota Arab Saudi Muhammad bin Nayef, yang juga menjabat sebagai kepala komisi tinggi haji negara Arab itu.

"Putera mahkota Arab Saudi yang selalu menegaskan urgensi menjaga keamanan haji, justru harus belajar dari kegagalan pemerintahannya dalam menjaga keamanan haji tahun lalu (2015), dan menjawab tuntutan bangsa-bangsa korban peristiwa getir Mina," ujar Ghasemi, sebagaimana dilansir kantor pusat diplomasi media kemenlu Iran.

"Para pemimpin Saudi senantiasa mengulang tudingan infaktualnya mengenai politisasi manasik haji oleh Iran dalam bentuk permainan klise yang tidak membuahkan hasil dan meletakkan tanggung jawabnnya selama setahun lalu," tegasnya.

Rezim yang kini mengklaim sebagai penjaga ajaran Islam, tutur jubir kemenlu Iran, tidak menindak tegas secara hukum pihak-pihak yang telah menyebabkan hilangnya nyawa jemaah haji tidak bersalah, dan menghalangi terbentuknya tim pencari fakta internasional untuk menyelidiki masalah tersebut.

"Hasil ketidakmampuan dan ketidakefektifan dalam penyelenggaraan haji, dan munculnya tragedi besar kemanusiaan dalam ritual ini tertuju pada pengelolanya. Ironisnya, alih-alih menyesalkan tewasnya ribuan orang tamu Baitul Haram, mereka justru secara langsung dan tidak langsung mengorbankan bangsa-bangsa Muslim di kawasan dengan permainan politiknya yang menipu," papar Ghasemi.

Ribuan jemaah haji, termasuk 464 orang dari Iran, pada hari raya Idul Adha (24 September 2015) meninggal dunia ketika sedang menunaikan manasik haji di Mina akibat salah urus rezim Al Saud dalam pengelolaan ibadah terbesar umat Islam itu.(PH)