Politisi AS Buka-bukaan: Trump Terjebak, Perang Ini Kegilaan Tanpa Jalan Keluar
https://parstoday.ir/id/news/world-i189758-politisi_as_buka_bukaan_trump_terjebak_perang_ini_kegilaan_tanpa_jalan_keluar
Pars Today - Sejumlah anggota Kongres dan Senator Amerika Serikat dari Partai Demokrat melancarkan kritik pedas terhadap kebijakan Perang Presiden Donald Trump terhadap Iran. Mereka menilai presiden telah terjebak dalam konflik tanpa strategi yang jelas dan membahayakan keamanan nasional AS.
(last modified 2026-05-10T09:58:23+00:00 )
May 10, 2026 13:08 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today - Sejumlah anggota Kongres dan Senator Amerika Serikat dari Partai Demokrat melancarkan kritik pedas terhadap kebijakan Perang Presiden Donald Trump terhadap Iran. Mereka menilai presiden telah terjebak dalam konflik tanpa strategi yang jelas dan membahayakan keamanan nasional AS.

Adam Smith, anggota senior Komite Angkatan Bersenjata DPR, menyebut perang ini adalah "war of choice" (perang pilihan) yang tidak didasari ancaman nyata terhadap AS. Ia menegaskan bahwa Trump gagal mengubah kemenangan taktis menjadi hasil strategis. "Sejarah menunjukkan bahwa tujuan taktis itu penting, tetapi itu saja tidak akan memenangkan perang," kata Smith.

Ia meyakini Trump saat ini terjebak dalam perangkap Iran, karena Tehran tidak mau menuruti keinginan Washington untuk menyerah.

Sementara itu, Senator Bernie Sanders secara blak-blakan menuduh pemerintahan Trump berbohong soal biaya perang. Sanders menyebut klaim resmi bahwa perang sejauh ini hanya menghabiskan 25 miliar dolar adalah kebohongan. Ia memperingatkan bahwa biaya sebenarnya bisa melonjak hingga lebih dari 1 triliun dolar, membebani ribuan dolar untuk setiap keluarga di AS.

Kritik paling keras datang dari anggota DPR Seth Moulton, seorang veteran Perang Irak. Ia dengan gamblang menyebut Trump sebagai "orang yang sudah kehilangan akal sehat" (deranged) dan mengkhawatirkan kondisi mental Presiden AS yang sudah lanjut usia.

"Lebih dari sebulan dalam perang ini, presiden belum memberikan gambaran bagaimana pencapaian taktis ini akan mengarah pada tujuan strategisnya atau bagaimana negosiasi untuk mengakhiri perang," kecam Smith.

Moulton menilai bahwa Trump tidak memiliki rencana untuk keluar dari perang yang ia mulai sendiri. "Dia mengusuk sarang lebah, kakinya tersangkut, dan dia tidak tahu cara melepaskannya," ujar Moulton.

Ia bahkan menuding presiden "mulai menggunakan taktik kejahatan perang" untuk keluar dari kebuntuan. Moulton juga menyoroti insiden mengerikan di sekolah Minab, menyebut puluhan gadis kecil tewas oleh rudal Tomahawk Trump.

Dampak Ekonomi Mulai Terasa di AS

Di tengah kritik tersebut, data ekonomi menunjukkan tanda-tanda ketegangan. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa ekonomi AS hanya menciptakan 115.000 lapangan kerja baru di bulan April, turun signifikan dari 185.000 di bulan Maret. Meskipun angka ini sebenarnya melampaui perkiraan para ekonom, perlambatan ini mencerminkan kekhawatiran akibat perang di Timur Tengah dan kenaikan harga energi. Para ahli memperingatkan bahwa jika perang terus berlanjut, angka pengangguran berpotensi naik secara signifikan.

Kritik terhadap Trump tidak hanya datang dari Iran, tetapi juga dari internal Washington sendiri. Mulai dari "terjebak" hingga "hilang akal", para lawan politiknya menilai perang ini adalah kegilaan tanpa tujuan. Dengan laporan biaya yang bisa menembus 1 triliun dolar dan pasar kerja yang mulai goyah, tekanan terhadap Trump untuk mengakhiri konflik ini akan semakin membesar. Pertanyaannya, apakah ia memiliki jalan keluar?(Sail)