Amir-Abdolllahian: OKI Tersandera Kepentingan Saudi
Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina mengatakan, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) telah kehilangan prioritasnya disebabkan intervensi keliru dan tekanan dari Arab Saudi.
Hossein Amir-Abdollahian mengatakan hal itu pada Jumat (18/11/2016) ketika menyinggung tindakan Arab Saudi yang memperalat OKI.
Ia menambahkan, sayangnya Arab Saudi memperalat OKI dan lembaga ini alih-alih bekerjasama dengan negara-negara Islam dan membantu menyelesaikan krisis rumit politik dan keamanan di kawasan, namun justru menciptakan krisis akibat tekanan Riyadh.
Amir-Abdollahian menilai perubahan mendadak Sekjen OKI menggambarkan gerakan baru Arab Saudi di jalur yang kontraproduktif.
"OKI didirikan dengan tujuan untuk fokus pada isu al-Quds di Palestina dan menghadapi serangan rezim ilegal Israel, namun hingga sekarang organisasi ini tidak memiliki inisiatif untuk menangani rezim Zionis dan membela rakyat tertindas Palestina " ujarnya.
Sekjen Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina menegaskan, OKI telah tersandera oleh Arab Saudi untuk memusuhi sejumlah negara anggota dan selama kebijakan pelayanan untuk tujuan sepihak dan tidak konstruktif Riyadh tidak dikesampingkan, maka OKI akan mengalami kegagalan. (RA)