Zarif: Iran Menyambut Kedatangan Warga Amerika
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran dalam pesannya di Twitter mengatakan, seluruh warga Amerika Serikat yang memiliki visa berlaku akan disambut.
Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran mereaksi instruksi Donald Trump, Presiden Amerika terkait pelarangan masuk warga tujuh negara Muslim ke negara itu.
Zarif menuturkan, berbeda dengan Amerika, Iran memutuskan untuk menerima orang-orang yang mengantongi visa yang masih berlaku untuk berkunjung ke Iran, dan hal itu tidak berlaku surut.
Menlu Iran menjelaskan, Tehran selain menghormati masyarakat Amerika dan membedakan mereka dengan kebijakan-kebijakan permusuhan negara itu, akan melakukan langkah-langkah serupa untuk melindungi warganya.
Dalam cuitannya yang lain, Minggu malam, Zarif menerangkan, pelarangan masuknya Muslimin ke Amerika, membuktikan bahwa klaim persahabatan Washington dengan rakyat Iran dan pengakuan hanya berkonflik dengan pemerintahan Tehran, sama sekali tidak berdasar.
Menlu Iran melanjutkan, instruksi pelarangan masuknya Muslimin ke Amerika dalam sejarah merupakan hadiah bagi para ekstremis dan pendukunganya.
Donald Trump, Presiden Amerika, Jumat malam dengan klaim memerangi terorisme, mengeluarkan instruksi pembatasan-pembatasan luas bagi masuknya imigran dan pengungsi dari Iran, Irak. Sudan, Somalia, Libya, Suriah dan Yaman, ke wilayah Amerika. (HS)