Korut Uji Rudal Balistik dengan Hulu Ledak Multi-Target
https://parstoday.ir/id/news/world-i188704-korut_uji_rudal_balistik_dengan_hulu_ledak_multi_target
Pars Today - Media Korea Utara melaporkan uji coba beberapa rudal balistik dengan hulu ledak multitarget (MIRV) yang disaksikan langsung oleh pemimpin negara tersebut.
(last modified 2026-04-20T06:05:10+00:00 )
Apr 20, 2026 10:50 Asia/Jakarta
  • Uji coba rudal balistik dengan hulu ledak multitarget
    Uji coba rudal balistik dengan hulu ledak multitarget

Pars Today - Media Korea Utara melaporkan uji coba beberapa rudal balistik dengan hulu ledak multitarget (MIRV) yang disaksikan langsung oleh pemimpin negara tersebut.

Melaporkan dari Reuters, IRNA pada Senin, 20 April 2026, KCNA memberitakan bahwa Kim Jong-un mengawasi langsung uji coba rudal balistik pada hari Minggu (19/4/2026). Peluncuran ini merupakan uji coba rudal balistik keempat di bulan ini dan ketujuh sepanjang tahun 2026 yang menunjukkan bahwa Pyongyang terus berupaya meningkatkan kemampuan rudal dan nuklirnya.

KCNA mengumumkan bahwa uji coba tersebut meliputi lima peluncuran rudal balistik taktis permukaan-ke-permukaan jarak pendek yang disebut Hwasong-11, untuk mengevaluasi kekuatan dan kinerja hulu ledak baru.

Jangkauan 136 Km, Area Sasaran 13 Hektar

Kelima rudal tersebut menghantam area target di sekitar pulau yang berjarak sekitar 136 kilometer dari lokasi peluncuran dengan "kepadatan sangat tinggi", menunjukkan kemampuan sistem ini untuk melakukan serangan terpusat.

Korea Selatan melaporkan bahwa rudal-rudal tersebut ditembakkan dari sekitar kota Sinpo di pantai timur Korea Utara pada pukul 06.10 pagi waktu setempat, dan mendesak Pyongyang untuk menghentikan "tindakan provokatif" tersebut.

Kim Puas, Putrinya Ikut Menyaksikan

KCNA melaporkan bahwa Kim menyatakan kepuasannya atas hasil uji coba tersebut. "Ini adalah bukti efektivitas kerja bertahun-tahun tim riset khusus hulu ledak rudal," kata Kim, seraya mendorong para ilmuwan untuk terus meraih kemajuan dalam teknologi yang diperlukan untuk memperkuat kesiapan tempur militer.

Foto-foto yang dirilis KCNA menunjukkan Kim dan putrinya, yang diduga bernama Ju-ae, sedang menyaksikan peluncuran bersama sejumlah pejabat militer.

Peringatan: Ancaman Langsung bagi Seoul

Lim Eul-chul, profesor di Universitas Kyungnam, mengatakan bahwa uji coba ini menunjukkan Pyongyang berniat menyerang "lebih akurat, di area lebih luas, dengan daya bunuh jauh lebih besar". Jika rudal-rudal ini ditempatkan di dekat garis depan, kata Lim, rudal tersebut dapat menjangkau Seoul dan pangkalan militer utama AS dan Korea Selatan.

Seoul melaporkan bahwa jangkauan 136 kilometer yang ditunjukkan dalam uji coba ini, jika ditembakkan ke selatan, dapat mencapai Seoul hingga Pangkalan Udara Osan dan Pangkalan AS di Pyeongtaek.

April 2026: Bulan yang Padat Uji Coba Korut

Awal bulan ini, Korea Utara menguji hulu ledak bom cluster baru pada rudal balistik dan senjata elektromagnetik, langkah yang oleh para analis dinilai sebagai upaya Pyongyang menunjukkan kapasitasnya untuk berperang modern.

Pada akhir Maret, Kim menyatakan bahwa status Korea Utara sebagai negara bersenjata nuklir tidak dapat dibatalkan, dan perluasan "daya tangkal nuklir defensif" sangat penting bagi keamanan nasional.

Di sini, Korea Utara tidak main-main. April 2026 menjadi bulan yang padat uji coba: rudal balistik, hulu ledak multitarget, senjata elektromagnetik, semuanya diuji dalam hitungan minggu.

Kim Jong-un tidak hanya membangun senjata. Ia membangun sinyal. Pesan untuk Seoul, Washington, dan Tokyo: jangan remehkan kami.

Dengan jangkauan yang mencapai ibu kota Korea Selatan dan pangkalan AS, uji coba ini adalah pengingat bahwa semenanjung Korea tetap menjadi salah satu titik panas paling berbahaya di dunia. Dan Pyongyang, dengan senyum puas Kim dan putrinya di sampingnya, ingin semua pihak tahu: mereka tidak akan berhenti.(sl)