Rahbar: Penjajahan Palestina, Lembaran Sejarah yang Terhapus
https://parstoday.ir/id/news/iran-i33288-rahbar_penjajahan_palestina_lembaran_sejarah_yang_terhapus
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengatakan, kisah memilukan Palestina dan kepedihan mendalam ketertindasan rakyatnya yang sabar, tabah dan pejuang, melukai setiap manusia penuntut kebebasan, kebenaran dan keadilan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 21, 2017 15:32 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Sayid Ali Khamenei
    Ayatullah Sayid Ali Khamenei

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengatakan, kisah memilukan Palestina dan kepedihan mendalam ketertindasan rakyatnya yang sabar, tabah dan pejuang, melukai setiap manusia penuntut kebebasan, kebenaran dan keadilan.

Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Selasa (21/2) di pembukaan konferensi internasional dukungan atas Intifada Palestina menuturkan, penumpasan brutal warga Palestina, penangkapan luas, pembunuhan dan perampokan, penyitaan tanah rakyat Palestina dan pembangunan distrik-distrik di atasnya, adalah upaya untuk mengubah citra dan identitas kota suci Baitul Maqdis dan Masjid Al Aqsa, serta tempat-tempat suci Islam dan Kristen lainnya.

Hal itu terjadi, kata Rahbar, karena dukungan penuh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lain terhadap rezim Zionis Israel yang hingga kini terus berlangsung namun sungguh disayangkan tidak mendapat reaksi sesuai dari masyarakat internasional.

Rahbar menambahkan, bangsa Palestina bangga karena Allah Swt telah memberikan kepercayaan kepada mereka dan tugas memikul tanggung jawab besar membela tanah suci dan Masjid Al Aqsa, berada di pundak mereka.

Ayatullah Khamenei menjelaskan, penelaahan mendalam sejarah menunjukkan bahwa tidak ada satupun sekuen sejarah yang pernah diisi dengan penderitaan, kesedihan dan aksi-aksi menindas seperti yang menimpa bangsa Palestina, dimana dalam sebuah konspirasi transregional, sebuah negara dijajah seluruhnya dan rakyatnya terusir dari tempat tinggalnya. Kelompok-kelompok masyarakat lain yang datang dari berbagai belahan bumi lain, menggantikan merek. Entitas nyata diabaikan dan entitas palsu menggantikannya, akan tetapi inipun merupakan satu dari sekian banyak lembaran sejarah yang akan terhapus sebagaimana lembaran-lembaran tercemar lainnya, atas izin Allah Swt dan bantuan-Nya.

Rahbar menegaskan, krisis-krisis yang terjadi di beberapa negara Muslim kawasan menyebabkan dukungan atas Palestina dan cita-cita suci pembebasan Al Quds, menjadi pudar. Jika kita memperhatikan hasil dari krisis-krisis tersebut, kita akan memahami mana kekuatan-kekuatan yang diuntungkan, merekalah yang melahirkan Israel di kawasan ini sehingga dengan menyulut sebuah perang jangka panjang, bisa mencegah terciptanya stabilitas serta kemajuan regional.

Ia menambahkan, di tengah perselisihan yang terjadi di antara negara-negara Muslim yang sebagian dari mereka terjadi secara alami dan sebagian lain hasil konspirasi musuh, serta sebagian lainnya diakibatkan kelalaian, masalah Palestina harus tetap menjadi poros persatuan semua negara itu.

Ayatullah Khamenei menilai salah satu prestasi bernilai konferensi ini adalah menyampaikan prioritas pertama Dunia Islam dan tuntutan kebebasan di dunia, yaitu masalah Palestina dan menciptakan atmosfer solidaritas untuk mewujudkan tujuan agung dukungan atas rakyat Palestina dan pejuangan menuntut kebenaran dan keadilan. (HS)