Iran Kembali Dituding Lakukan Pelanggaran HAM oleh Amnesti
Amnesti Internasional kembali mengulang klaim pelanggaran hak asasi manusia di Iran dalam laporan akhir tahun 2016.
IRNA (23/2) melaporkan, Amnesti Internasional dalam laporannya yang dipublikasikan dengan tema mengkaji kondisi HAM di dunia selama setahun terakhir mengklaim, para pengkritik dipenjarakan di Iran dan media-media disensor.
Laporan Amnesti Internasional terkait Iran menyebut adanya pelanggaran hak organisasi kemasyarakatan, penyiksaan dan tidak kekerasan di penjara, tidak adanya independensi pengadilan dan pelanggaran HAM terhadap perempuan.
Klaim-klaim pelanggaran HAM tersebut terus disampaikan padahal Iran selalu menekankan penghentian penyalahgunaan HAM sebagai alat untuk memaksakan dominasi pemikiran, budaya, politik dan ekonomi terhadap negara lain.
Republik Islam Iran percaya, penyalahgunaan isu HAM yang dilakukan Barat menunjukkan lemahnya struktur organisasi dan lembaga internasional dalam membela HAM.
Sumber-sumber laporan lembaga Barat terkait kondisi hak asasi manusia di Iran bukan sumber yang kredibel dan dapat dipercaya, terlebih mereka adalah kelompok-kelompok anti-revolusi dan anasir-anasir teroris Munafikin. (HS)