Al-Akhbar: Perlawanan Rakyat Suriah Mengguncang Perhitungan Zionis
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i181284-al_akhbar_perlawanan_rakyat_suriah_mengguncang_perhitungan_zionis
Pars Today - Harian Al-Akhbar Lebanon menulis tentang bentrokan antara tentara Zionis dengan pasukan rakyat di kota kecil Beit Jinn di barat daya Suriah, "Bentrokan ini mengguncang perhitungan musuh dan menunjukkan bahwa wilayah perbatasan Suriah masih memiliki kapasitas besar untuk perlawanan."
(last modified 2025-11-29T09:48:07+00:00 )
Nov 29, 2025 16:46 Asia/Jakarta
  • Tentara Zionis
    Tentara Zionis

Pars Today - Harian Al-Akhbar Lebanon menulis tentang bentrokan antara tentara Zionis dengan pasukan rakyat di kota kecil Beit Jinn di barat daya Suriah, "Bentrokan ini mengguncang perhitungan musuh dan menunjukkan bahwa wilayah perbatasan Suriah masih memiliki kapasitas besar untuk perlawanan."

Kota kecil Beit Jinn di barat daya Suriah pada hari Jumat (28/11/2025) menjadi saksi salah satu serangan paling keras rezim Zionis dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan Al-Akhbar, serangan ini dimulai setelah satu unit patroli militer rezim Zionis memasuki wilayah itu untuk menangkap tiga warga Suriah, dan saat mundur mereka terlibat bentrokan dengan pasukan perlawanan lokal.

Laporan ini menyebutkan beberapa tentara Israel terluka dan kendaraan militer mereka sempat tidak berfungsi. Setelah pasukan Israel keluar, unit-unit militer rezim ditempatkan di sekitar Beit Jinn dan di atas bukit Bat Al-Ward, sementara helikopter berpatroli luas di udara. Drone Israel juga menargetkan sebuah sepeda motor yang membawa dua pemuda yang sedang bergerak untuk memberikan bantuan. Dalam serangan militer Zionis hingga Jumat siang, sedikitnya 13 warga Suriah tewas.

Sementara itu, media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa beberapa tentara yang terluka dipindahkan ke Rumah Sakit Sheba. Militer Israel mengonfirmasi lima tentaranya terluka, dengan kondisi tiga di antaranya dilaporkan kritis.

Al-Akhbar menulis, Bentrokan ini menunjukkan bahwa selatan Suriah adalah wilayah sensitif dan rawan ledakan. Sebuah kawasan yang karena karakter geografis, sosial, dan keamanan, sangat responsif terhadap setiap kontak militer.

Menurut laporan ini, dari sudut pandang “Israel”, wilayah ini bukan lagi medan yang dapat dikendalikan secara permanen dan sewaktu-waktu dapat menghadirkan kekuatan lokal baru yang tak terduga. Kekuatan yang tidak dapat ditahan dengan cara-cara tradisional dan mungkin masuk ke dalam pertempuran tanpa afiliasi politik.

Al-Akhbar menambahkan, Rezim Zionis dalam beberapa tahun terakhir berusaha menormalkan serangan-serangannya agar kehadiran militernya di sejumlah desa perbatasan menjadi hal rutin tanpa memicu reaksi rakyat. Namun peristiwa terbaru di Beit Jinn menjadi semacam kejutan balik bagi para pengambil kebijakan Israel dan menunjukkan bahwa wilayah ini masih memiliki kapasitas perlawanan serta bukan “kekosongan keamanan” seperti yang dibayangkan “Israel”.

Dalam laporan koran Al-Akhbar juga disebutkan, Kekhawatiran yang lebih besar bagi Zionis adalah kemungkinan pola perlawanan rakyat Beit Jinn terulang di desa-desa lain di selatan Suriah. Wilayah yang di satu sisi menderita kelemahan pemerintah pusat, dan di sisi lain memiliki tradisi sosial yang kuat, yang dapat memunculkan inisiatif pertahanan lokal dan menggugat asumsi Israel tentang kemudahan keluar-masuk di perbatasan Suriah.(sl)