Berita Ekonomi | Pertumbuhan Perdagangan Iran dan Krisis Air di Eropa
https://parstoday.ir/id/news/world-i181348-berita_ekonomi_pertumbuhan_perdagangan_iran_dan_krisis_air_di_eropa
Pars Today – Perdagangan non-minyak Iran dalam delapan bulan terakhir telah melampaui 76 miliar 500 juta dolar, dengan peningkatan volume lebih dari 1,5 persen.
(last modified 2025-11-30T13:09:22+00:00 )
Nov 30, 2025 20:07 Asia/Jakarta
  • Berita Ekonomi | Pertumbuhan Perdagangan Iran dan Krisis Air di Eropa

Pars Today – Perdagangan non-minyak Iran dalam delapan bulan terakhir telah melampaui 76 miliar 500 juta dolar, dengan peningkatan volume lebih dari 1,5 persen.

Berdasarkan data bea cukai Iran, dalam delapan bulan pertama tahun ini (1404 Hijriah Syamsiah), volume perdagangan luar negeri Iran mencapai 131 juta 54 ribu ton berbagai jenis barang dengan nilai 76 miliar 537 juta dolar. Angka ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu menunjukkan peningkatan 1,53 persen dari sisi volume. Dalam periode tersebut, sebanyak 105 juta 231 ribu ton barang dengan nilai 36 miliar 997 juta dolar diekspor ke berbagai negara, yang dari sisi volume meningkat 1,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Krisis Air di Eropa

 

Berita lain menyebutkan bahwa data satelit para peneliti dari University College London (UCL) antara tahun 2002 hingga 2024 menunjukkan cadangan strategis air tawar di benua Eropa menurun dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Wilayah luas di selatan dan timur Eropa, termasuk Spanyol, Italia, dan Prancis, menghadapi kekeringan yang semakin parah.

 

Uni Eropa telah menyusun “Strategi Ketahanan Air” untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air sebesar 10 persen hingga tahun 2030. Strategi ini, dengan mempertimbangkan kebocoran jaringan air Eropa yang mencapai 8 hingga 57 persen, menekankan pada modernisasi infrastruktur.

 

Secara keseluruhan, perkembangan ini menunjukkan bahwa negara-negara menghadapi beragam tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam. Sementara Iran memanfaatkan kapasitas perdagangan yang dimilikinya, Eropa harus menjadikan krisis air sebagai prioritas strategis. Pengelolaan optimal sumber daya di kedua bidang tersebut memerlukan perencanaan jangka panjang dan investasi pada infrastruktur. (MF)